Wartakini.id – Menteri Keuangan sekaligus Ketua Panitia Seleksi (Pansel) pemilihan calon Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Purbaya Yudhi Sadewa, secara mengejutkan mengungkapkan bahwa sebagian besar nama yang telah mendaftar untuk posisi pimpinan OJK saat ini masih dinilai belum memiliki kompetensi yang mumpuni. Pernyataan blak-blakan ini disampaikan Purbaya di Kompleks DPR RI pada Rabu (18/2/2026), memicu pertanyaan tentang kualitas calon pemimpin lembaga pengawas sektor keuangan nasional.

Related Post
Purbaya tidak merinci jumlah pasti pendaftar, namun ia mengakui bahwa dari pantauannya, kualitas kandidat yang ada belum mencapai standar yang diharapkan untuk memimpin lembaga sepenting OJK. "Saya lupa berapa orang, saya sempat lihat tadi pagi. Mungkin masih kita tunggu orang-orang yang lebih berkualitas untuk masuk. Saya masih melihat sebagian besar masih bukan orang yang jago-jagonya gitu," tegas Purbaya, menyoroti urgensi mencari figur yang benar-benar ahli dan berkapasitas tinggi di bidangnya.

Sebelumnya, spekulasi mengenai beberapa nama besar yang akan meramaikan bursa pimpinan OJK sempat beredar luas. Dua di antaranya adalah Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, dan Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara. Namun, Purbaya menegaskan bahwa hingga saat ini, kedua figur tersebut belum tercatat secara resmi mendaftar sebagai Anggota Dewan Komisioner OJK.
"Saya belum ada laporan. Kalau ada laporan masuk pasti ada yang lapor ke saya atau Pak Suahasil lapor ke saya," jelas Purbaya saat ditemui di lokasi berbeda, yakni Wisma Danantara. Ia menambahkan bahwa Pansel masih terus membuka kesempatan bagi individu-individu yang memenuhi kualifikasi dan memiliki rekam jejak mumpuni untuk mencalonkan diri, demi memastikan OJK mendapatkan pimpinan terbaik yang mampu menjaga stabilitas dan integritas industri jasa keuangan Indonesia.









Tinggalkan komentar