Rahasia Mobil Listrik Jadi Mesin Uang

Author Image

Masih Lionel

3 Juli 2026, 17:06 WIB

wartakini.id – Sebuah revolusi finansial tengah melanda dunia kendaraan listrik di Eropa. Teknologi pengisian daya dua arah kini menjanjikan keuntungan fantastis bagi para pemilik mobil listrik, dengan potensi penghematan hingga ratusan euro setiap tahunnya. Kondisi ini memicu persaingan sengit di antara raksasa otomotif global seperti BMW Volkswagen dan BYD untuk segera mengadopsinya.

Fitur inovatif ini memungkinkan baterai kendaraan listrik tidak hanya menerima daya namun juga mengembalikannya ke sistem eksternal. Dulu terganjal regulasi, kini pintu hukum di Eropa perlahan terbuka lebar menjadikan teknologi ini semakin menarik secara ekonomi. Para ahli dari Strategy& unit konsultan PwC bahkan memproyeksikan pasar terkait teknologi ini akan meroket hingga miliaran euro pada tahun 2035.

Rahasia Mobil Listrik Jadi Mesin Uang
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Konsep pengisian dua arah terbagi menjadi dua aplikasi utama. Pertama adalah Vehicle-to-Home V2H di mana baterai mobil listrik dapat berfungsi sebagai sumber energi cadangan untuk peralatan rumah tangga Anda. Kedua adalah Vehicle-to-Grid V2G yang memungkinkan listrik tersimpan dalam baterai dialirkan kembali ke jaringan listrik umum terutama saat permintaan sedang tinggi misalnya di awal malam hari.

Secara cerdas pengemudi dapat mengisi daya kendaraan mereka ketika harga listrik sedang rendah. Kemudian mereka bisa menjual atau mengekspor kembali listrik tersebut saat harganya melambung tinggi. Model operasional ini mengubah mobil listrik dari sekadar konsumen energi menjadi bagian integral dari infrastruktur energi terdistribusi yang mampu menghasilkan pemasukan. Ini bukan lagi sekadar alat transportasi melainkan aset produktif yang bisa mengisi pundi-pundi pemiliknya.

Related Post