wartakini.id – Dunia otomotif global tengah diguncang oleh inovasi terbaru dari raksasa teknologi BYD yang baru saja memperkenalkan Blade Battery generasi kedua di Shenzhen China. Teknologi baterai terbaru ini menjanjikan lompatan performa yang sangat drastis dibandingkan pendahulunya. Jika sebelumnya pengguna harus menunggu cukup lama untuk mengisi daya, kini teknologi ini diklaim mampu mengisi daya dari posisi 10 persen hingga mencapai 70 persen hanya dalam waktu lima menit saja.
Baca Juga
Kecepatan pengisian daya ini menjadi standar baru yang sangat mengesankan. Sebagai perbandingan, generasi pertama yang dirilis pada tahun 2020 membutuhkan waktu sekitar 33 menit untuk mengisi daya dari 10 persen ke 80 persen. Dengan Blade Battery 2.0, pengguna bahkan bisa mencapai kapasitas 97 persen hanya dalam waktu 9 menit berkat dukungan daya pengisian yang sangat tinggi hingga 1.500 kW.

Menariknya BYD tidak hanya mengejar kecepatan pengisian daya semata. Biasanya, pengisian cepat akan mengorbankan kapasitas penyimpanan, namun tidak pada inovasi kali ini. BYD justru berhasil meningkatkan kepadatan energi sebesar 5 persen dari versi sebelumnya. Hal ini berdampak langsung pada jarak tempuh kendaraan yang semakin jauh. Sebagai gambaran, jika generasi pertama hanya mampu menempuh jarak sekitar 600 kilometer, penggunaan teknologi terbaru pada model Denza Z9 GT mampu mencapai angka fantastis hingga 1.036 kilometer berdasarkan uji CLTC.
Di pasar Indonesia sendiri, teknologi mutakhir ini akan segera menyapa konsumen melalui model Denza D9 terbaru dan Denza Z9 GT. Generasi kedua ini hadir dalam dua varian utama yakni Short Blade yang dirancang khusus untuk mengejar performa tenaga maksimal melalui kemampuan pengisian 8C dan pelepasan daya 16C. Inovasi ini diprediksi akan mengubah cara pandang masyarakat terhadap efisiensi kendaraan listrik di masa depan.





































