wartakini.id – Laju pertumbuhan penjualan Kia yang mencapai angka fantastis 932 persen ternyata belum cukup kuat untuk mengusik dominasi Hyundai di pasar otomotif tanah air. Meski menunjukkan tren pemulihan yang signifikan, volume distribusi Kia masih tertinggal jauh di belakang kompetitor utamanya tersebut.
Baca Juga
Berdasarkan data terbaru dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Kia mencatatkan distribusi ke diler sebanyak 774 unit sepanjang periode Januari hingga September 2026. Angka ini berbanding terbalik dengan Hyundai yang berhasil membukukan 13.971 unit pada periode yang sama. Jika dihitung secara matematis, terdapat selisih yang sangat lebar yakni mencapai 13.197 unit antara kedua merek tersebut.

Lonjakan persentase yang sangat tinggi pada Kia sebenarnya menjadi cerminan dari titik awal penjualan yang sangat rendah pada tahun sebelumnya. Meskipun Hyundai mengalami sedikit penurunan volume sekitar 8,3 persen dibandingkan tahun lalu, posisi Kia tetap berada di level yang jauh berbeda dalam hal volume pasar.
Guna memperkecil jarak dan menarik minat calon pembeli, Kia Sales Indonesia meluncurkan sebuah terobosan melalui program Kia Total Care. Langkah ini diambil sebagai upaya memberikan nilai tambah dan rasa aman bagi konsumen yang ingin beralih ke merek mereka.
Program unggulan ini dirancang untuk memberikan perlindungan menyeluruh bagi pemilik kendaraan. Melalui Kia Total Care, konsumen akan mendapatkan paket lengkap yang mencakup garansi kendaraan, layanan perawatan rutin, hingga bantuan darurat di jalan. Strategi ini diharapkan mampu membangun kepercayaan publik dan mendongkrak angka penjualan Kia agar bisa bersaing lebih ketat di industri otomotif Indonesia.





































