wartakini.id – Sebuah fakta mengejutkan terkuak Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup BPDLH kini mengelola dana abadi fantastis senilai Rp83 triliun. Lembaga di bawah Kementerian Keuangan ini bukan sekadar pengelola keuangan biasa melainkan garda terdepan dalam memastikan keberlanjutan lingkungan hidup dan mitigasi bencana di tanah air.
Baca Juga
Direktur Utama BPDLH Joko Tri Haryanto mengungkap strategi cerdas di balik pengelolaan dana jumbo ini. Ia menjelaskan bahwa inti dari dana abadi tersebut tak boleh berkurang sepeser pun. Ini adalah prinsip fundamental. Oleh karena itu BPDLH diberi mandat khusus untuk mengoptimalkan dana melalui berbagai instrumen investasi cerdas. Tujuannya jelas untuk menghasilkan keuntungan maksimal yang kemudian disalurkan kembali ke program-program vital penanganan ketahanan bencana.

Ini bukan sekadar mengumpulkan dana tapi juga memutar otak bagaimana dana ini bisa terus beranak pinak ujar Joko dalam sebuah acara Media Gathering Kementerian Keuangan di Bogor Jawa Barat baru-baru ini. Hasil dari pengelolaan investasi inilah yang menjadi motor penggerak utama bagi berbagai inisiatif pemerintah dalam membangun ketahanan terhadap bencana alam.
Salah satu bukti nyata keberhasilan strategi ini adalah peluncuran Asuransi Barang Milik Negara ABMN yang telah resmi berjalan sejak tahun 2025. Program inovatif ini dirancang khusus untuk melindungi aset-aset krusial milik negara. Pada fase awalnya ABMN telah memberikan perlindungan vital bagi aset-aset strategis di tiga kementerian utama.





































