Tragedi Jalan Raya: Sekolah Jalanan Membawa Maut!

Author Image

Masih Lionel

8 Juni 2025, 05:06 WIB

Tragedi Jalan Raya: Sekolah Jalanan Membawa Maut!

wartakini.id – Kecelakaan truk dan bus yang terus berulang di jalan raya Indonesia membuat Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) angkat bicara. Mereka mengungkap fakta mengejutkan: banyaknya kecelakaan disebabkan oleh pengemudi yang "lulusan sekolah jalanan"—belajar mengemudi secara otodidak tanpa pelatihan formal. KNKT pun mendesak pelatihan mengemudi wajib diterapkan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa.

Ahmad Wildan, Plt Ketua Subkomite Lalu Lintas Angkutan Jalan KNKT, menyatakan bahwa menjadi sopir kendaraan komersial bukan sekadar menguasai kemudi dan pedal gas. Menurutnya, kompetensi pengemudi harus dibangun melalui tiga pilar utama yang hanya bisa diasah lewat pelatihan profesional: kompetensi, kepatuhan, dan kejujuran.

Tragedi Jalan Raya: Sekolah Jalanan Membawa Maut!
Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

"Ketiga pilar ini krusial," tegas Wildan. "Kompetensi meliputi pemahaman menyeluruh tentang kondisi kendaraan, sistem pengereman, informasi di dashboard, aturan lalu lintas, dan rute perjalanan. Kepatuhan berarti menaati seluruh peraturan lalu lintas dan prosedur mengemudi yang benar. Terakhir, kejujuran pada diri sendiri; berhenti mengemudi jika merasa mengantuk, lelah, atau sakit untuk mencegah microsleep yang sering menjadi penyebab kecelakaan fatal."

KNKT menekankan perlunya pelatihan formal sebagai solusi untuk mengatasi masalah ini. Mereka melihat, ketidakpahaman pengemudi otodidak terhadap kendaraan mereka sendiri menjadi faktor utama penyebab kecelakaan beruntun. Dengan pelatihan yang memadai, diharapkan angka kecelakaan di jalan raya dapat ditekan secara signifikan. Langkah tegas ini diharapkan dapat menyelamatkan banyak nyawa dan menciptakan lalu lintas yang lebih aman.

Related Post