Twingo E-Tech Gegerkan Inggris Tak Boleh Dikendarai

Author Image

Masih Lionel

4 Agustus 2026, 09:06 WIB

wartakini.id – Sebuah strategi pemasaran tak biasa dari pabrikan Prancis Renault sukses mencuri perhatian publik Inggris. Sebanyak 100 unit mobil listrik Twingo E-Tech telah didatangkan langsung dari Prancis ke Inggris jauh sebelum jadwal peluncuran resminya. Namun, ada satu hal yang membuat konsumen di sana gigit jari: unit-unit ini hanya boleh dipajang dan tidak untuk diuji coba di jalanan umum.

Alasan di balik kebijakan unik ini cukup sederhana. Seluruh unit Twingo E-Tech yang tiba di Inggris merupakan versi kemudi kiri, sementara negara tersebut menganut sistem kemudi kanan. Selain itu, mobil mungil bertenaga listrik ini belum mengantongi izin penjualan di pasar Inggris, sehingga aktivitas uji coba di jalan raya menjadi terlarang. Konsumen di seluruh showroom Renault Inggris pun hanya bisa memandangi hatchback mungil ini secara langsung, sembari menanti debut komersialnya yang baru dijadwalkan pada akhir tahun 2026.

Twingo E-Tech Gegerkan Inggris Tak Boleh Dikendarai
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Model-model yang dipamerkan hadir dengan balutan warna Absolute Green yang menawan, dipadukan dengan velg baja hitam berukuran 16 inci. Renault menegaskan bahwa ini adalah versi standar yang sengaja dihadirkan untuk memperkenalkan desain dan fitur kepada calon pembeli di Inggris. Desainnya yang membulat dengan lampu depan menonjol sukses mengingatkan pada Renault Twingo generasi pertama, bahkan tak jarang dijuluki sebagai versi "mata kodok" yang ikonik dan menjadi daya tarik utama sejak diperkenalkan.

Masuk ke dalam kabin, Twingo E-Tech memanjakan pengemudi dengan layar infotainment tengah berukuran 10 inci dan panel instrumen digital 7 inci. Fitur modern lainnya termasuk pencahayaan LED penuh, pendingin udara manual, sensor parkir belakang, serta kursi belakang yang dapat digeser secara independen. Fleksibilitas ini tentu sangat membantu untuk memaksimalkan kelenturan ruang bagasi sesuai kebutuhan.

Di sektor performa, mobil listrik ini dibangun di atas platform AmpR Small, yang juga menjadi dasar bagi Renault 5 E-Tech dan generasi terbaru Nissan Micra. Motor listrik yang terpasang di bagian depan mampu menyemburkan tenaga hingga 80 tenaga kuda, didukung torsi puncak sebesar 175 Nm, menjanjikan pengalaman berkendara yang lincah dan responsif di perkotaan.

Related Post