Kejutan Pagi! IHSG Terjun Bebas Setelah Pembukaan Menggila!
Baca Juga
wartakini.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan hari ini dengan optimisme, sempat melonjak 0,11% ke level 5.846. Namun, euforia tersebut tak bertahan lama, karena laju indeks acuan ini berbalik arah secara drastis hanya dalam hitungan menit setelah pembukaan pada Jumat (5/6/2026).

Pada pukul 09:28 WIB, IHSG terpantau anjlok 0,35%, parkir di posisi 5.819. Data awal menunjukkan, sebanyak 309 saham mengalami pelemahan, sementara 177 saham berhasil menguat, dan 473 saham lainnya tidak bergerak. Total nilai transaksi awal mencapai Rp1,2 triliun, melibatkan volume perdagangan sebanyak 1,1 miliar lembar saham.
Kondisi serupa juga terlihat pada indeks-indeks utama lainnya. Indeks LQ45 tergerus 0,51% menjadi 577, diikuti oleh MNC36 yang merosot 0,40% ke 254, dan IDX30 yang anjlok 0,56% ke 326. Di sisi lain, Indeks Jakarta Islamic Index (JII) menjadi pengecualian dengan kenaikan tipis 0,13% ke level 352.
Mayoritas sektor di Bursa Efek Indonesia turut terseret ke zona merah. Sektor energi, properti, industri, konsumer siklikal, infrastruktur, teknologi, konsumer non-siklikal, keuangan, dan transportasi kompak melemah. Hanya sektor bahan baku dan kesehatan yang mampu bertahan dan mencatatkan penguatan.
Di jajaran saham-saham paling aktif, PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD), PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA), dan PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) menjadi primadona dengan kenaikan tertinggi. Sebaliknya, PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk (WEHA), PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER), dan PT Apollo Global Interactive Tbk (BOGA) harus rela menempati daftar saham dengan penurunan paling dalam.
Pergerakan volatil IHSG di awal perdagangan ini menunjukkan sensitivitas pasar terhadap berbagai sentimen, sekaligus mengingatkan investor untuk selalu mencermati dinamika pasar yang cepat berubah.





































