Hutama Karya Gaspol! Tol Akses Patimban Seksi II Dimulai, Japek-Pelabuhan Cuma 40 Menit

Hutama Karya Gaspol! Tol Akses Patimban Seksi II Dimulai, Japek-Pelabuhan Cuma 40 Menit

wartakini.id, Jakarta – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) secara resmi meneken kontrak pekerjaan konstruksi Jalan Tol Akses Patimban Paket II. Proyek strategis ini digadang-gadang akan menjadi tulang punggung baru dalam memperlancar konektivitas menuju Pelabuhan Patimban, sekaligus mengintegrasikannya dengan jaringan Tol Trans Jawa. Kabar baiknya, perjalanan dari koridor Tol Cikampek ke pelabuhan vital ini diproyeksikan hanya memakan waktu 40 menit, jauh lebih cepat dari sebelumnya.

Related Post

Ruang lingkup Paket II mencakup pembangunan jalan tol sepanjang kurang lebih 4,26 kilometer. Jalan ini akan memiliki konfigurasi 2 jalur dengan 2 lajur utama di setiap arahnya. Tak hanya itu, proyek ini juga meliputi pembangunan sejumlah struktur penting seperti Simpang Susun Pasir Bungur, Overpass Waladin, Underpass Sukamandi-Kalijati, Overpass Babakan Laya, jembatan perlintasan saluran irigasi Tarum Timur, serta perlintasan rel kereta api yang krusial.

Hutama Karya Gaspol! Tol Akses Patimban Seksi II Dimulai, Japek-Pelabuhan Cuma 40 Menit
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Mardiansyah, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, menegaskan bahwa kehadiran jalan tol ini akan secara signifikan memperkuat rantai logistik, khususnya bagi angkutan barang dari kawasan industri menuju Pelabuhan Patimban. "Pemangkasan waktu tempuh menjadi indikator manfaat yang sangat dirasakan. Dari yang semula sekitar 1 jam 52 menit dari Jalan Tol Cikampek KM 89+475, kini hanya menjadi 40 menit. Jalur menuju Patimban menjadi lebih ringkas dan pergerakan logistik dari Subang lebih terukur," ujarnya dalam keterangan resminya kepada wartakini.id.

Meski menjanjikan efisiensi luar biasa, Mardiansyah tidak menampik bahwa proyek ini datang dengan kompleksitas teknis dan operasional yang tinggi. Koridor pembangunan melintasi saluran irigasi Tarum Timur yang vital, bersinggungan langsung dengan jalur rel kereta api Jakarta-Surabaya yang padat, serta melewati jalan kabupaten yang tetap harus aktif digunakan oleh masyarakat. Tantangan ini menuntut perencanaan dan pelaksanaan yang matang dari Hutama Karya.

Dengan dimulainya pembangunan Seksi II ini, diharapkan Pelabuhan Patimban akan semakin optimal dalam perannya sebagai salah satu gerbang logistik utama di Indonesia, mendukung pertumbuhan ekonomi regional dan nasional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar