wartakini.id – Pembukaan perdagangan saham Selasa ini mengejutkan banyak pihak Indeks Harga Saham Gabungan IHSG langsung merosot tajam Baru saja dibuka IHSG anjlok 033 persen bertengger di level 5801.
Baca Juga
Tekanan jual di pasar modal tak berhenti di sana Hanya berselang satu menit setelah pembukaan IHSG semakin terpuruk melemah 064 persen ke posisi 5783 Sentimen negatif kuat terasa di kalangan investor Data perdagangan awal menunjukkan 180 saham berhasil menguat 225 saham harus tumbang dan 554 saham lainnya tidak bergerak Total transaksi awal mencapai Rp633 miliar dengan volume perdagangan 451 juta lembar saham.

Kondisi merah juga melanda indeks-indeks utama lainnya Indeks LQ45 terperosok 116 persen ke 566 Indeks JII anjlok 066 persen ke 336 Indeks MNC36 merosot 121 persen ke 249 dan Indeks IDX30 ikut melemah 109 persen ke 321.
Hampir seluruh sektor industri tertekan dan masuk zona merah Sektor energi keuangan bahan baku teknologi kesehatan konsumer non siklikal konsumer siklikal infrastruktur transportasi serta industri semuanya menunjukkan pelemahan. Hanya sektor properti yang berhasil melawan arus dan mencatatkan penguatan.
Di tengah gejolak pasar ada beberapa saham yang berhasil bersinar terang PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk DEPO PT Arkayana Lestari Group Tbk AYLS dan PT Andalan Sakti Primaindo Tbk ASPI menjadi tiga saham teratas yang membukukan kenaikan signifikan. Namun di sisi lain deretan saham paling merana adalah PT Trimegah Karya Pratama Tbk UVCR PT Panin Sekuritas Tbk PANS dan PT Geoprima Solusi Tbk GPSO yang harus menelan kerugian terbesar.





































