Angka Penumpang LRT Jabodebek Melejit Tajam

Author Image

Masih Lionel

28 Agustus 2026, 04:02 WIB

wartakini.id – Transformasi mobilitas warga di kawasan Jabodebek kini semakin nyata. Data terbaru mengungkap lonjakan signifikan jumlah pengguna LRT Jabodebek yang mencapai angka fantastis. Selama periode Januari hingga Juli 2026, tercatat lebih dari 19 juta penumpang memanfaatkan layanan transportasi modern ini, menunjukkan peningkatan mencengangkan sebesar 21 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kenaikan ini bukan sekadar angka biasa. Pola perjalanan masyarakat menunjukkan adaptasi yang luas, baik di hari kerja maupun akhir pekan. Rata-rata harian pengguna LRT Jabodebek pada hari kerja menembus 115 ribu lebih penumpang, melonjak 21 persen dari tahun sebelumnya. Tak hanya itu, akhir pekan pun tak kalah ramai, dengan rata-rata 46 ribu lebih penumpang per hari, naik 14 persen. Ini membuktikan LRT Jabodebek telah menjadi pilihan utama bagi masyarakat dalam berbagai aktivitas.

Angka Penumpang LRT Jabodebek Melejit Tajam
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Menurut Radhitya Mardika Manajer Humas LRT Jabodebek dalam keterangannya Kamis lalu, pertumbuhan masif ini adalah indikasi jelas bahwa pemanfaatan LRT Jabodebek semakin meluas di tengah masyarakat. Pihaknya berkomitmen untuk terus berinovasi dan menyesuaikan layanan guna memenuhi kebutuhan perjalanan yang dinamis, baik dari sisi operasional maupun kenyamanan pengguna.

Peningkatan jumlah penumpang ini tersebar merata di berbagai stasiun vital. Stasiun Kampung Rambutan memimpin dengan lonjakan penumpang sebesar 46 persen. Disusul Stasiun Ciracas yang mengalami kenaikan 28 persen. Sementara itu, Stasiun Rasuna Said, Cikoko, dan Setiabudi juga mencatat pertumbuhan signifikan di atas 25 persen.

Sebaran pertumbuhan yang merata ini menegaskan bahwa LRT Jabodebek telah menjadi urat nadi transportasi publik yang integral. Layanan ini sukses menghubungkan berbagai kawasan penting mulai dari pusat perkantoran, area pendidikan, pusat perdagangan, hingga beragam pusat aktivitas lainnya, menciptakan ekosistem perjalanan yang lebih efisien dan terintegrasi.

Related Post