Wartakini.id, Jakarta – Pekerja yang berpotensi menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 sebesar Rp600.000 harus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan program ini. Oknum tak bertanggung jawab kerap memanfaatkan momen ini untuk menjerat korban dengan iming-iming mempercepat proses pencairan atau tawaran bantuan palsu lainnya.

Related Post
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah mengeluarkan peringatan resmi agar para pekerja lebih berhati-hati. Melalui akun Instagram resminya, Kemnaker mengimbau agar pekerja tidak mudah percaya pada tautan mencurigakan, berita bohong (hoaks), atau individu yang mengklaim dapat mempercepat pencairan BSU dengan meminta imbalan atau potongan tertentu.

Kemnaker menegaskan bahwa seluruh proses penyaluran BSU 2025 dilakukan secara langsung kepada penerima tanpa biaya atau potongan apapun. Bantuan sebesar Rp600.000 akan disalurkan melalui jalur resmi yang telah ditetapkan.
Oleh karena itu, Kemnaker mengimbau kepada seluruh calon penerima BSU 2025 untuk menjaga kerahasiaan data pribadi dan selalu memverifikasi informasi melalui situs web resmi dan media sosial Kemnaker.
"Cek status penerimaanmu melalui bsu.kemnaker.go.id," demikian imbauan Kemnaker. Dengan kewaspadaan dan kehati-hatian, diharapkan para pekerja dapat terhindar dari praktik penipuan yang merugikan.










Tinggalkan komentar