wartakini.id – Di tengah hiruk pikuk kota San Francisco sebuah masalah fundamental kerap luput dari perhatian banyak orang Akses terhadap kebersihan diri seperti mandi setiap hari merupakan kemewahan yang sulit dijangkau bagi kaum tunawisma Mereka yang tak memiliki hunian permanen seringkali harus berjuang keras hanya untuk menemukan tempat membersihkan diri Namun kini sebuah terobosan cerdik hadir membawa harapan baru bagi mereka
Baca Juga
Inilah yang mendorong Doniece Sandoval untuk menggagas sebuah ide revolusioner Alih-alih menunggu para tunawisma mencari fasilitas mandi di lokasi tetap Sandoval melalui organisasi nirlabanya Lava Mae memutuskan untuk membawa fasilitas itu langsung kepada mereka Ia menyadari bahwa di balik fokus pada makanan dan tempat berlindung kebersihan pribadi memiliki peran krusial dalam mengembalikan martabat kesehatan dan peluang untuk mandiri

Dari pemikiran inilah konsep pancuran keliling Lava Mae lahir Sebuah bus bekas yang tadinya tak terpakai kini dirombak habis menjadi unit pancuran bergerak Proses transformasinya jauh melampaui sekadar melepas kursi dan memasang kepala pancuran Interior bus didesain ulang secara menyeluruh menyerupai kamar mandi sungguhan lengkap dengan bilik pancuran pribadi wastafel sistem perpipaan pemanas air serta aneka perlengkapan kebersihan lainnya





































