Data Tesla Berubah Aneh Konsumen Meradang

Author Image

Masih Lionel

18 September 2026, 17:06 WIB

wartakini.id – Pabrikan mobil listrik Tesla tengah dilanda gelombang protes dari para pemilik Model Y L di Tiongkok. SUV enam penumpang yang dirakit di Gigafactory Shanghai ini memicu kegelisahan setelah banyak konsumen melaporkan adanya kejanggalan pada sistem suspensi belakang. Diduga kuat, ketinggian kendaraan mengalami penurunan tidak wajar setelah pemakaian tertentu, memicu pertanyaan besar tentang integritas data teknis.

Kecurigaan semakin menguat setelah para pengguna menemukan disparitas mencolok dalam informasi teknis resmi. Buku panduan pemilik Tesla di Tiongkok masih mencantumkan jarak terendah ke tanah atau ground clearance dalam kondisi tanpa beban sebesar 169 mm. Namun, anehnya, versi yang terpampang di situs global Tesla menunjukkan angka yang berbeda, yakni 166 mm.

Data Tesla Berubah Aneh Konsumen Meradang
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Tak hanya itu, beberapa pengukuran vital lainnya juga tampak mengalami perubahan signifikan. Tinggi keseluruhan kendaraan kini tercatat 1.664 mm, sementara jarak terendah ke tanah saat kendaraan bermuatan penuh tercatat 118 mm. Ketiga angka ini dilaporkan lebih rendah dibandingkan spesifikasi yang ditampilkan sebelumnya. Penelusuran arsip situs web menunjukkan bahwa spesifikasi ini stabil hingga bulan Juni tahun ini, sehingga memunculkan misteri: apakah ini hanya pembaruan dokumentasi atau justru ada penyesuaian teknis tersembunyi pada unit kendaraan?

Ketika dimintai konfirmasi mengenai perbedaan data ini, layanan pelanggan Tesla Tiongkok memberikan jawaban yang kurang memuaskan. Mereka tidak memberikan penjelasan rinci, melainkan hanya menyatakan bahwa pengukuran ketinggian roda dan suspensi dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal, seperti tekanan ban, kondisi permukaan jalan, distribusi beban, hingga kondisi sistem sasis. Hingga kini, pihak Tesla belum mengeluarkan pernyataan resmi yang menjelaskan alasan di balik perubahan spesifikasi yang tercantum dalam buku panduan tersebut.

Sejak pertama kali diluncurkan pada Agustus 2025, Model Y L memang kerap menjadi sorotan di berbagai platform media sosial. Keluhan yang paling sering muncul berkaitan dengan celah antara ban belakang dan lengkungan roda (wheel arch) yang tampak menyusut drastis setelah menempuh perjalanan jauh atau saat kendaraan membawa beban penuh. Polemik ini kian memanas, menuntut transparansi dan penjelasan konkret dari raksasa otomotif tersebut.

Related Post