wartakini.id – Kilauan cahaya yang membanjiri Marina Bay Street Circuit saat Formula 1 Grand Prix Singapura selalu menjadi tontonan memukau. Namun, di balik pesona balapan malam yang spektakuler itu, tersimpan sebuah terobosan teknologi yang jauh lebih kompleks dari sekadar menerangi lintasan. Ini tentang bagaimana menjaga keselamatan pembalap di kecepatan ekstrem, memastikan kualitas siaran televisi global tetap prima, sekaligus secara signifikan memangkas konsumsi energi.
Baca Juga
Terungkap, sistem pencahayaan LED mutakhir yang dirancang oleh Signify bersama mitranya, DZ Engineering, menjadi kunci utama keberhasilan ini. Teknologi inovatif tersebut berhasil memangkas penggunaan energi hingga 30 persen dibandingkan sistem penerangan sebelumnya. Sebuah langkah maju yang menegaskan bahwa penyelenggaraan ajang olahraga kelas dunia kini tak hanya mengejar performa puncak, tetapi juga efisiensi operasional dan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan.

Menggelar balapan Formula 1 di tengah kegelapan malam menghadirkan serangkaian persyaratan teknis yang unik. Lebih dari 1.600 unit lampu harus bekerja sempurna untuk menciptakan penerangan yang optimal dan merata. Tujuannya jelas: agar setiap pembalap dapat mengenali setiap jengkal lintasan, mengidentifikasi tikungan tajam, dan memprediksi dinamika perubahan kondisi sirkuit pada laju yang sangat tinggi. Visibilitas sempurna adalah jaminan keamanan dan penentu kemenangan di sirkuit jalan raya ikonik ini.





































