Fakta Mengejutkan Soal Kemurnian Emas Batangan

Author Image

Masih Lionel

17 Juli 2026, 04:02 WIB

wartakini.id – Benarkah emas batangan yang Anda miliki benar-benar 100 persen murni tanpa campuran sedikit pun Banyak yang meyakini demikian namun realitanya mungkin akan membuat Anda terkejut

Emas batangan yang beredar luas di pasaran seringkali tidak mencapai angka sempurna 100 persen kemurniannya. Umumnya produk investasi emas ini memiliki kadar antara 999 persen hingga 9999 persen. Angka ini dalam standar industri logam mulia sudah diakui sebagai kadar kemurnian luar biasa tinggi dan sering disebut sebagai emas 24 karat.

Fakta Mengejutkan Soal Kemurnian Emas Batangan
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Secara teknis mencapai kemurnian emas 100 persen adalah hal yang praktis mustahil ditemukan di pasar komersial. Proses pemurnian logam secanggih apapun selalu menyisakan jejak elemen lain dalam jumlah yang sangat kecil. Oleh karena itu standar emas murni yang diterima secara global mengacu pada kadar sekitar 9999 atau 999 persen.

Penentuan kemurnian emas menggunakan sistem fineness millesimal yaitu mengukur jumlah kandungan emas murni dalam setiap 1000 bagian berat logam. Emas dengan kadar 999 persen misalnya akan ditandai dengan angka 999 atau 0999 yang identik dengan emas 24 karat.

Standar ini juga dianut oleh London Bullion Market Association LBMA otoritas global yang mengatur standar perdagangan emas batangan. Melalui program Good Delivery LBMA menetapkan parameter ketat untuk emas batangan yang layak diperdagangkan di pasar internasional termasuk aspek kemurnian berat dan kualitas produksi.

Di Indonesia sendiri pedoman SNI 8880:2020 menjadi acuan untuk standar emas murni. Dalam standar tersebut emas yang dikategorikan murni umumnya memiliki kadar sekitar 9999 persen sementara emas 24 karat berada di kisaran 9990 persen hingga 9998 persen.

Kandungan emas yang sangat tinggi ini membuat emas murni memiliki karakteristik unik. Emas murni dikenal sangat lunak dan lentur sehingga mudah dibentuk. Sifat ini menjadikannya kurang cocok untuk perhiasan yang digunakan sehari-hari karena rentan terhadap kerusakan atau perubahan bentuk. Untuk menambah kekuatan dan ketahanan emas perhiasan biasanya dikombinasikan dengan logam lain seperti perak tembaga atau campuran logam lainnya. Pencampuran ini tentu saja akan menurunkan kadar kemurnian emas dibandingkan emas batangan murni.

Related Post