Gaji Terendah Asia: Iran di Posisi Berapa? Ini Faktanya!

Gaji Terendah Asia: Iran di Posisi Berapa? Ini Faktanya!

Wartakini.id – Isu mengenai upah pekerja yang relatif rendah di sejumlah negara Asia kembali menjadi sorotan. Sebuah laporan mengejutkan mengindikasikan bahwa Iran, yang saat ini tengah menghadapi ketegangan geopolitik dengan Amerika Serikat dan Israel, berpotensi masuk dalam daftar negara dengan gaji terendah di benua ini.

Fenomena gaji rendah ini, menurut analisis, umumnya terjadi di negara-negara berkembang. Salah satu pemicu utamanya adalah ketidakseimbangan antara jumlah sumber daya manusia (SDM) atau tenaga kerja yang melimpah ruah dengan ketersediaan lapangan pekerjaan yang terbatas. Kondisi ini secara inheren menekan perusahaan untuk menetapkan standar upah yang lebih rendah, mengingat pasokan tenaga kerja yang berlebih.

Gaji Terendah Asia: Iran di Posisi Berapa? Ini Faktanya!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Selain itu, beberapa faktor krusial turut berkontribusi pada rendahnya tingkat upah. Ini meliputi pendapatan per kapita yang belum optimal, tingkat kemajuan teknologi yang bervariasi, struktur ekonomi negara berkembang yang masih didominasi sektor manufaktur dan pertanian, kualitas pendidikan serta keterampilan tenaga kerja, hingga implementasi kebijakan upah minimum yang belum sepenuhnya efektif.

Berdasarkan data dari Numbeo, yang mengurutkan 33 negara di Asia berdasarkan rata-rata gaji bersih bulanan pekerja setelah pajak dalam satuan Dolar AS, gambaran upah di benua ini menjadi lebih jelas. Laporan dari Velocity Global tahun 2025, yang juga menyoroti upah minimum terendah secara global, menguatkan indikasi bahwa Iran termasuk dalam salah satu dari sepuluh negara dengan gaji terendah di Asia. Asumsi kurs saat ini, Minggu (8/3/2036), berada di angka Rp16.300 per Dolar AS, memberikan gambaran daya beli yang lebih kontekstual.

Meskipun demikian, daftar lengkap lima negara dengan gaji terendah di Asia yang dijanjikan akan diulas lebih lanjut, belum dipaparkan secara rinci dalam laporan awal ini. Publikasi selanjutnya diharapkan akan menyajikan data tersebut, memberikan gambaran komprehensif bagi para pekerja dan pengamat ekonomi.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar