Gas Bumi Sulap Bisnis Kuliner Jogja Makin Cuan

Author Image

Masih Lionel

22 Agustus 2026, 10:02 WIB

wartakini.id – Revolusi energi tengah melanda sektor usaha di Yogyakarta khususnya Sleman. Jaringan gas alam atau jargas kini bukan sekadar penopang kebutuhan rumah tangga namun menjelma jadi motor penggerak ekonomi lokal. Inovasi ini terbukti mampu menekan biaya operasional dan menjamin kelancaran bisnis para pelaku usaha.

Ekspansi masif oleh PT Perusahaan Gas Negara Persero Tbk PGN di Sleman menunjukkan komitmen kuat. Hingga proyeksi tahun 2026 PGN menargetkan layanan gas alam menjangkau 4.545 rumah tangga enam usaha kecil dan empat entitas komersial atau industri. Langkah ini merupakan bagian dari visi PGN untuk menghadirkan energi yang praktis efisien dan andal sekaligus mendorong produktivitas masyarakat.

Gas Bumi Sulap Bisnis Kuliner Jogja Makin Cuan
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Salah satu kisah sukses datang dari RM Padang Payakumbuah di Yogyakarta. Restoran ini telah merasakan manfaat gas bumi sejak November 2024. Bagi bisnis kuliner yang sangat bergantung pada pasokan energi stabil setiap hari terutama saat puncak aktivitas dapur jaminan suplai adalah segalanya. PT Gagas Energi Indonesia PGN Gagas anak perusahaan PGN berperan vital dalam memastikan ketersediaan gas alam bagi restoran ini.

Menurut Adi Saputra perwakilan manajemen RM Padang Payakumbuah Yogyakarta dua keuntungan utama yang mereka rasakan adalah keamanan dan jaminan pasokan. Aspek ini krusial bagi industri kuliner mengingat kebutuhan bahan bakar harian yang tinggi bahkan saat libur panjang.

Dengan konsumsi sekitar 1.900 hingga 2.000 meter kubik gas bumi per bulan RM Padang Payakumbuah berhasil memangkas biaya bahan bakar hingga 30 persen. Angka pengeluaran yang sebelumnya mencapai Rp40 juta kini menyusut drastis menjadi kisaran Rp25 juta hingga Rp30 juta setiap bulan.

Kisah sukses serupa juga datang dari Nasi Goreng Pak Wit. Pemiliknya Elin mengungkapkan bahwa setelah setahun beralih ke gas bumi pengeluaran bahan bakar mereka anjlok dari Rp1,5 juta menjadi hanya sekitar Rp600 ribu per bulan. Ini membuktikan gas bumi bukan hanya pilihan modern tapi juga solusi finansial cerdas bagi UMKM.

Related Post