Wartakini.id, Jakarta – Isu mengenai Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang akan berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) terus bergulir. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi akhirnya angkat bicara mengenai kemungkinan tersebut. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini, pemerintah belum memiliki rencana untuk membuat aturan khusus yang mewajibkan Gibran berkantor secara permanen di IKN.

Related Post
Prasetyo menjelaskan bahwa Istana terbuka terhadap berbagai masukan terkait IKN. "IKN, kita terima semua masukan. Namun, tidak ada rencana seperti itu," ujarnya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/7/2025). Pernyataan ini sekaligus menepis spekulasi yang berkembang mengenai adanya tekanan agar Gibran segera berkantor di IKN.

Fokus utama pemerintah saat ini, menurut Prasetyo, adalah mempercepat pembangunan infrastruktur di IKN. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, beserta seluruh jajarannya tengah bekerja keras untuk mencapai target penyelesaian seluruh sarana dan prasarana dalam waktu tiga tahun.
Sebelumnya, Wapres Gibran sendiri telah menyatakan kesiapannya untuk ditugaskan di mana saja, termasuk di IKN, jika itu merupakan perintah dari Presiden Prabowo Subianto. Gibran juga terbuka untuk menerima penugasan terkait percepatan pembangunan di Papua, melanjutkan program yang telah dirintis oleh Wapres sebelumnya, Ma’ruf Amin. "Saya sebagai pembantu Presiden siap ditugaskan ke mana pun, kapan pun," tegas Gibran saat kunjungan kerja di Klaten, Jawa Tengah, pada Rabu (9/7/2025).










Tinggalkan komentar