IHSG Ambles! Investor Panik?

Wartakini.id – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka dengan kabar kurang sedap. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau melemah pada Rabu (30/4/2025), mengalami penurunan dari penutupan sebelumnya. Pada pukul 09.05 WIB, IHSG berada di level 6.735, turun 0,21% dari posisi penutupan di angka 6.749.

Pergerakan IHSG yang kurang menguntungkan ini ditandai dengan volume perdagangan yang cukup tinggi, mencapai 2,02 miliar saham dengan nilai transaksi Rp1,07 triliun. Sebanyak 93.855 kali transaksi terjadi dalam kurun waktu tersebut. Dari total saham yang diperdagangkan, 179 saham mengalami penurunan harga, sementara 217 saham lainnya menunjukan kenaikan, dan sisanya, 213 saham, stagnan.

IHSG Ambles!  Investor Panik?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Sektor keuangan menjadi salah satu yang paling terdampak, mencatatkan penurunan sebesar 0,46%. Sektor non-siklikal juga mengalami penurunan yang cukup signifikan, yaitu 0,51%, diikuti sektor properti (0,37%), dan industri (0,26%). Sektor energi juga ikut tertekan dengan penurunan 0,12%. Berbeda dengan sektor teknologi yang justru menunjukan kinerja positif dengan kenaikan 0,38%, disusul sektor infrastruktur (0,58%), kesehatan (0,53%), transportasi (2,51%), bahan baku (0,38%), dan siklikal (0,15%).

Di tengah pelemahan IHSG, beberapa saham justru menunjukan performa yang menonjol. Saham PT PAM Mineral Tbk (NICL) memimpin daftar top gainers dengan kenaikan signifikan sebesar 21,67% ke level Rp730. Posisi kedua dan ketiga ditempati oleh PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) yang naik 18,21% ke Rp3.960, dan PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA) dengan kenaikan 17,09% ke level Rp137.

Sebaliknya, beberapa saham mengalami penurunan cukup drastis. PT Remala Abadi Tbk (DATA) menjadi top losers dengan penurunan 7,92% ke level Rp1.395, disusul PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) yang turun 7,88% ke Rp304, dan PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) dengan penurunan 4,87% ke Rp4.100. Pergerakan IHSG ini tentunya perlu dipantau lebih lanjut untuk melihat perkembangan selanjutnya. (Feby Novalius)

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar