IHSG Tiba Tiba Anjlok Setelah Sempat Hijau

Author Image

Masih Lionel

23 Oktober 2026, 10:02 WIB

wartakini.id – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat pagi 23 Oktober 2026 menunjukkan dinamika yang cukup mengejutkan para investor. Sempat memberikan harapan dengan pembukaan yang positif, indeks acuan pasar modal Indonesia ini justru mengalami pembalikan arah yang cukup tajam.

Pada awal sesi, IHSG sebenarnya menunjukkan performa impresif dengan menguat 0,18 persen ke posisi 5.397. Namun, euforia tersebut tidak bertahan lama. Hanya dalam hitungan menit, tren pasar berubah menjadi negatif di mana indeks merosot 0,28 persen hingga menyentuh level 5.372.

IHSG Tiba Tiba Anjlok Setelah Sempat Hijau
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Kondisi pasar saat ini memperlihatkan pertempuran antara kekuatan beli dan jual. Tercatat sebanyak 272 saham berhasil bertahan di zona hijau, sementara 208 saham lainnya tergelincir ke zona merah, dan 483 saham lainnya bergerak tanpa perubahan harga. Nilai transaksi pada awal perdagangan ini telah mencapai angka Rp635 miliar dengan volume perdagangan sebanyak 2,1 miliar lembar saham.

Penurunan ini juga merembet ke berbagai indeks lainnya. Indeks LQ45 terpantau melorot 0,51 persen ke level 541, diikuti oleh indeks JII yang turun 0,45 persen ke posisi 314. Tak ketinggalan, indeks IDX30 juga mengalami pelemahan sebesar 0,58 persen ke angka 303.

Meski secara keseluruhan melemah, sektor energi, teknologi, infrastruktur, properti, serta konsumer non-siklikal masih mampu menunjukkan ketangguhannya dengan tetap berada di zona hijau. Sebaliknya, sektor keuangan, transportasi, kesehatan, industri, bahan baku, dan konsumer siklikal justru menjadi penggerak penurunan pasar.

Di tengah tekanan tersebut, beberapa saham justru mencatatkan kenaikan signifikan. Nama-nama seperti RDI Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor, PT Arthavest Tbk (ARTA), dan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) muncul sebagai pemimpin pasar atau top gainers yang menarik perhatian para pelaku pasar.

Related Post