wartakini.id – Sebuah mobil baru dengan desain mencolok Jetour T2 i-DM berhasil menarik perhatian publik. Namun bukan hanya penampilannya yang kokoh bak kulkas berjalan melainkan juga perbedaan harga peluncurannya di dua kota besar yang memicu perbincangan hangat.
Baca Juga
SUV tangguh dengan siluet kotak yang mencolok Jetour T2 i-DM kini menjadi sorotan. Diluncurkan pertama kali di ajang GIIAS ICE BSD dengan banderol Rp688 juta OTR Jakarta dua bulan berselang harganya justru melonjak menjadi Rp705 juta saat diperkenalkan di GIIAS Semarang. Selisih Rp17 juta antar kota ini sontak memicu tanda tanya besar di kalangan pecinta otomotif.

Di balik desainnya yang gagah Jetour T2 i-DM menyimpan teknologi canggih Intelligent Dual Mode (i-DM) yang menjadikannya kendaraan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) revolusioner. Mengombinasikan mesin turbo 1.5 liter dengan baterai LFP 18.4 kWh buatan CATL yang terkenal tangguh dan tahan panas mobil ini menjanjikan efisiensi luar biasa. Pabrikan mengklaim Jetour T2 mampu melaju sejauh 90 kilometer hanya dengan tenaga listrik dan jika digabungkan dengan tangki bensin 70 liter total jangkauan tempuhnya bisa menembus angka fantastis lebih dari 1.200 kilometer.
Bayangkan untuk perjalanan harian seperti rute Bogor-Jakarta pulang pergi yang mencapai sekitar 120 kilometer mode listriknya sudah bisa menutupi sebagian besar jarak. Dengan fasilitas pengisian daya di kantor konsumsi bahan bakar bensin bisa ditekan seminimal mungkin. Bahkan pengisian daya cepat arus searah (DC fast charge) dari 30 hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 27 menit setara dengan durasi menonton satu episode serial favorit Anda.





































