Terungkap Masalah Aneh Baterai Mobil Listrik

Author Image

Masih Lionel

4 Oktober 2026, 21:06 WIB

wartakini.id – Para pemilik kendaraan listrik mungkin akan terkejut menghadapi fenomena tak terduga saat daya baterai mobil mereka menipis. Alih-alih hanya melambat, serangkaian masalah aneh bisa muncul, mulai dari penurunan performa drastis hingga risiko kehilangan daya total yang tak terduga. Ini bukan sekadar peringatan biasa di dasbor, melainkan tantangan nyata yang perlu dicermati.

Sama seperti mobil konvensional yang mengandalkan bensin, kendaraan listrik (EV) terus menghitung sisa jarak tempuh berdasarkan kapasitas energi yang tersimpan. Namun, saat daya baterai mendekati titik kritis, mobil akan secara otomatis mengurangi output daya operasionalnya. Bahkan, ada kemungkinan kendaraan berhenti berfungsi sepenuhnya, meninggalkan pengemudi dalam situasi yang cukup sulit.

Terungkap Masalah Aneh Baterai Mobil Listrik
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Meskipun layar dasbor menampilkan persentase daya baterai yang tersisa, mirip dengan indikator bahan bakar tradisional, menghitung jarak tempuh akurat pada EV jauh lebih kompleks. Pengguna perlu memahami kapasitas baterai dan konsumsi energi per kilometer atau per kWh. Ini membutuhkan perhitungan yang tidak sesederhana melihat jarum penunjuk bahan bakar, menambah lapisan kerumitan bagi para pengemudi.

Ketika baterai berada di ambang batas, kendaraan listrik seringkali beralih ke mode darurat yang dikenal sebagai "limp mode". Mode ini secara signifikan membatasi akselerasi dan performa kendaraan. Meskipun demikian, sistem keselamatan penting seperti bantuan pengereman dan kemudi akan tetap berfungsi normal, memastikan pengemudi masih memiliki kendali dasar untuk mencari tempat pengisian daya terdekat.

Related Post