Jutaan Mobil Ditarik Massal Gegara Gagang Pintu

Author Image

Masih Lionel

28 Agustus 2026, 05:06 WIB

wartakini.id – Sebuah insiden mengejutkan mengguncang industri otomotif Tiongkok. Bukan mesin canggih atau baterai inovatif yang jadi biang keladi, melainkan komponen sederhana: gagang pintu. Lebih dari 4,3 juta kendaraan terpaksa ditarik dari peredaran, menjadikannya penarikan otomotif terbesar sepanjang sejarah negeri tirai bambu.

Tesla, produsen mobil listrik terkemuka, menjadi penyumbang terbesar dalam gelombang penarikan ini. Hampir 3 juta unit mobilnya, termasuk model populer seperti Model 3, Model Y, Model S, dan Model X baik impor maupun produksi lokal, terlibat dalam skandal gagang pintu ini. Penarikan efektif dijadwalkan mulai 25 September mendatang.

Jutaan Mobil Ditarik Massal Gegara Gagang Pintu
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Desain gagang pintu yang rata dengan bodi mobil memang sempat menjadi tren dan kebanggaan. Tampil minimalis, gagang ini diklaim mampu mengurangi hambatan angin dan hanya akan muncul secara elektronik saat pemilik mendekat. Tesla mempopulerkannya, dan tak butuh waktu lama bagi produsen Tiongkok lainnya untuk mengikuti jejak desain futuristik ini. Namun, kecanggihan tersebut menyimpan bahaya laten: pintu sulit dibuka dalam kondisi darurat.

Tak hanya Tesla, delapan pabrikan lain juga ikut terseret. Xiaomi menarik sekitar 390.000 unit, diikuti Leapmotor dengan 371.000 unit, dan Xpeng sebanyak 264.000 unit. Geely bahkan mencatat penarikan terbesar dalam sejarah perusahaannya, meski angka pastinya belum dirinci secara publik.

Para ahli keselamatan menyoroti serius masalah ini. Michael Brooks, Direktur Eksekutif Center for Auto Safety, memperingatkan bahwa tanpa opsi pembuka manual yang jelas, penumpang bisa terjebak dan kesulitan menyelamatkan diri jika mobil kehilangan daya listrik.

Solusi yang ditawarkan bervariasi. Ada yang cukup dengan menempelkan label peringatan, sementara yang lain memilih pembaruan perangkat lunak jarak jauh (OTA). Tesla sendiri memilih kombinasi keduanya: label peringatan dan pembaruan OTA yang secara otomatis akan menurunkan kaca jendela saat terjadi tabrakan, memberikan celah bagi penumpang untuk keluar.

Related Post