Wartakini.id – Pemerintah Indonesia menunjukkan keseriusan dan kecepatan dalam penanganan pascabencana di Sumatera. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menegaskan bahwa negara hadir sepenuhnya untuk memastikan penanganan tanggap darurat berjalan optimal, sekaligus mempercepat penyediaan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak. Langkah ini diambil bersamaan dengan upaya pemulihan yang masif.

Related Post

Dalam sebuah seremoni peletakan batu pertama pembangunan huntara di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, baru-baru ini, Pratikno menyatakan, “Bencana ini ditangani oleh seluruh kekuatan nasional. Cakupannya sangat luas, di tiga provinsi. Tanggap darurat tetap berjalan, dan pada saat yang sama huntara harus segera disiapkan. Bahkan kalau bisa langsung menuju hunian tetap tentu akan lebih bagus.” Pernyataan ini menggarisbawahi urgensi dan skala penanganan yang dilakukan pemerintah.
Menko PMK secara khusus mengapresiasi kesigapan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman yang telah menyiapkan lahan seluas sekitar 1,7 hektare untuk lokasi pembangunan huntara. Menurut Pratikno, langkah proaktif dari pemerintah daerah ini menjadi teladan yang baik dalam upaya percepatan pemulihan pascabencana.
Lokasi yang dipilih untuk pembangunan huntara tersebut dinilai sangat strategis dan layak. Keunggulannya meliputi kedekatan dengan kampung asal warga, akses jalan yang memadai, serta ketersediaan infrastruktur dasar seperti air dan listrik. “Biasanya masyarakat tidak ingin terlalu jauh dari tempat tinggal semula dan dekat dengan lokasi mata pencahariannya. Kita berkewajiban mencarikan tempat yang lebih aman dan layak. Di sini lokasinya sangat baik dan ini yang akan kita upayakan menjadi penyiapan huntara paling awal,” jelas Pratikno, menekankan pentingnya mempertimbangkan kenyamanan dan keberlanjutan hidup para korban.
Dengan percepatan pembangunan huntara ini, pemerintah berharap para korban bencana di Sumatera dapat segera memiliki tempat tinggal yang layak dan aman, sekaligus menjadi fondasi awal menuju pembangunan hunian tetap dan pemulihan kehidupan yang lebih baik. Komitmen ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat terdampak bencana berjuang sendirian.










Tinggalkan komentar