wartakini.id – Kabar gembira bagi para pencari kerja muda di Indonesia. Pemerintah, di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto, menargetkan perluasan masif Program Magang Nasional hingga mencapai 150.000 peserta pada tahun 2026. Langkah ini diambil untuk membuka lebih banyak akses lapangan kerja bagi generasi muda dan menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan industri.
Baca Juga
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengungkapkan bahwa keberhasilan angkatan pertama program magang ini menjadi pemicu utama perluasan. "Alumni program magang batch 1 telah mendapatkan tawaran kerja dari perusahaan tempat mereka berpraktik," ujar Yassierli, Rabu (27/5/2026), menegaskan dampak positif program tersebut dalam mempersiapkan talenta muda siap kerja.

Target ambisius 150.000 peserta ini merupakan peningkatan signifikan dari target sebelumnya yang berada di angka 100.000 orang, sesuai dengan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengatasi tantangan pengangguran di kalangan fresh graduate dan memastikan mereka memiliki jalur yang jelas menuju karir profesional.
Untuk merealisasikan target tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan bekerja sama erat dengan berbagai perusahaan mitra. Menaker Yassierli menjelaskan, prosesnya akan meliputi tahapan komprehensif, mulai dari pembukaan lowongan, verifikasi calon peserta, hingga seleksi administrasi dan daring yang disesuaikan dengan mekanisme masing-masing perusahaan. Pendekatan ini diharapkan dapat mencocokkan talenta terbaik dengan kebutuhan industri.
Pelaksanaan tahap pertama untuk tahun 2026 direncanakan akan dimulai pada bulan Juli mendatang, dengan target awal sekitar 50.000 peserta. Program ini kemudian akan dilanjutkan secara bertahap dan berkelanjutan hingga kuota nasional yang telah ditetapkan terpenuhi, memastikan kesempatan merata bagi seluruh generasi muda yang memenuhi syarat untuk mendapatkan pengalaman kerja berharga dan peluang karir yang menjanjikan.




