Mal Sepi Pembeli? Saatnya Transformasi Jadi Surga Kuliner dan Rekreasi!

Mal Sepi Pembeli? Saatnya Transformasi Jadi Surga Kuliner dan Rekreasi!

Wartakini.id, Jakarta – Fenomena "Rojali" (Rombongan Jarang Beli) kini menghantui pusat perbelanjaan. Masyarakat, khususnya kelas menengah, semakin jarang berbelanja barang di mal. Kondisi ini menuntut mal untuk segera berbenah dan mencari strategi baru agar tetap relevan di era perubahan perilaku konsumen.

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira, mengungkapkan bahwa mal yang didominasi gerai kebutuhan sekunder dan tersier kini hanya menjadi tempat "cuci mata" dan mencari hiburan semata. Konsumen lebih memprioritaskan pemenuhan kebutuhan pokok di tengah tekanan biaya hidup yang semakin tinggi.

Mal Sepi Pembeli? Saatnya Transformasi Jadi Surga Kuliner dan Rekreasi!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Kelas menengah sekarang lebih memilih mal untuk rekreasi dan refreshing," kata Bhima, Sabtu (26/7/2025).

Selain itu, Bhima juga menyoroti peran dominasi e-commerce yang semakin menggerus daya tarik mal. Diskon ongkos kirim dan promo-promo menarik yang ditawarkan toko online menjadi daya pikat tersendiri bagi konsumen untuk berbelanja kebutuhan sekunder dan tersier secara daring.

Melihat fenomena Rojali yang diperkirakan akan berlangsung dalam jangka panjang, Bhima menekankan pentingnya adaptasi bagi pusat perbelanjaan. Pergeseran konsep menjadi pusat kuliner (Food & Beverage) dan rekreasi keluarga menjadi solusi yang menjanjikan.

"Pusat perbelanjaan harus menyesuaikan diri dengan mengurangi gerai pakaian dan kebutuhan sekunder, lalu memperbanyak pusat F&B dan rekreasi keluarga. Inilah yang diminati saat ini," jelas Bhima.

Bhima menambahkan bahwa mal-mal lama yang berhasil bertransformasi menjadi pusat rekreasi mampu bertahan dan menopang pendapatan dari pengeluaran konsumen untuk kegiatan rekreasi. Transformasi ini menjadi kunci untuk menghadapi tantangan fenomena Rojali dan memastikan kelangsungan bisnis pusat perbelanjaan di masa depan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar