wartakini.id – Warga Medan kini bisa bernapas lega. Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum SPBU yang sempat menjadi pemandangan sehari-hari kini telah berakhir. Manajemen Pertamina Patra Niaga mengumumkan bahwa seluruh layanan distribusi bahan bakar minyak di wilayah Medan dan sekitarnya telah kembali beroperasi normal setelah sebelumnya sempat memicu kekhawatiran akan kelangkaan.
Baca Juga
Lonjakan permintaan BBM dalam beberapa hari terakhir disebut sebagai pemicu utama. Peningkatan mobilitas masyarakat seiring dimulainya kembali aktivitas perkantoran dan sekolah diyakini mendorong kenaikan konsumsi energi. Wakil Presiden Komunikasi Korporat Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menjelaskan bahwa konsumsi BBM di Medan meningkat sekitar 5 hingga 10 persen dari rata-rata harian.

"Melihat peningkatan aktivitas masyarakat yang berimbas pada kenaikan konsumsi BBM di Medan kami segera mengambil tindakan. Kami mempercepat kapasitas distribusi dengan menambah armada mobil tangki memperkuat personel serta mengoptimalkan operasional SPBU. Hasilnya layanan kini telah pulih sepenuhnya" ujar Kitty baru-baru ini.
Untuk memastikan pasokan tetap lancar Pertamina Patra Niaga mengerahkan 10 unit mobil tangki operasional tambahan dan 30 unit mobil tangki sewa. Dukungan personel juga diperkuat dengan 34 Awak Mobil Tangki AMT dari Fuel Terminal terdekat serta bantuan 16 personel dari Bekangdam.
Tidak hanya itu operasional Fuel Terminal Medan dan beberapa SPBU kunci kini diperpanjang menjadi 24 jam penuh. Langkah ini diambil demi mempercepat penyaluran BBM ke masyarakat. Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan ketat dan memberikan sanksi tegas bagi mitra operasional yang melanggar standar disiplin demi menjaga kelancaran dan keandalan distribusi.





































