wartakini.id – Kabar mengejutkan datang dari Dreame Technology sebuah perusahaan teknologi yang memutuskan untuk menyudahi seluruh proyek pengembangan kendaraan listriknya. Setelah hanya sekitar satu tahun berkecimpung di sektor otomotif Dreame secara resmi menutup divisi otomotifnya yang dikenal dengan nama Project Starry Sky mengakhiri pengembangan model ambisius Nebula NEXT 01 JET Edition.
Baca Juga
Sebelumnya model hyper-EV ini sempat mencuri perhatian publik dengan klaim revolusioner. Dreame sesumbar kendaraan tersebut mampu melesat dari 0 hingga 100 kilometer per jam hanya dalam waktu 09 detik. Kecepatan fantastis ini disebut-sebut berkat integrasi dua pendorong roket berbahan bakar padat yang terpasang di bagian belakang mobil. Namun seiring waktu klaim tersebut mulai dipertanyakan banyak pihak mengenai kelayakan dan progres nyata dari proyek tersebut.

Keputusan penghentian ini membawa dampak signifikan pada operasional perusahaan. Divisi otomotif Dreame yang sebelumnya mempekerjakan hampir seribu karyawan kini menyusut drastis. Hanya tersisa beberapa puluh staf yang bertugas menyelesaikan urusan penutupan operasional mengurus masalah hukum dan menuntaskan penyelesaian keuangan terkait proyek kendaraan listrik tersebut. Langkah ini menandai mundurnya Dreame dari persaingan ketat industri otomotif global.





































