wartakini.id – General Motors membuat gebrakan di dunia otomotif listrik. Kini mobil listrik tak cuma alat transportasi ramah lingkungan tapi juga sumber penghasilan. Jutaan kendaraan berpotensi berubah fungsi jadi "pembangkit listrik berjalan" yang menguntungkan pemiliknya.
Baca Juga
Melalui inovasi perangkat lunak terbaru raksasa otomotif Amerika ini memungkinkan pemilik mobil listrik menjual kelebihan daya baterai mereka kembali ke jaringan listrik nasional. Terutama saat kebutuhan energi sedang melonjak tinggi.

Bayangkan mobil Anda terisi penuh namun belum dipakai. Anda bisa menyalurkan sebagian listriknya ke perusahaan utilitas dan mendapat bayaran. Pengisian ulang baterai akan dilakukan saat permintaan listrik rendah atau pasokan melimpah mengoptimalkan efisiensi energi. Tentu saja General Motors juga akan meraup keuntungan dari skema revolusioner ini. Meski detail angka belum diungkap ribuan pelanggan yang sudah memakai fitur "mobil ke rumah" mereka siap menjadi bagian dari program ini.
Inovasi ini lahir dari GM Energy divisi khusus yang fokus pada solusi energi. Sebelumnya teknologi "mobil ke rumah" hanya berfungsi sebagai cadangan daya saat listrik padam di rumah. Kini dengan pembaruan daya baterai mobil bisa disuntikkan langsung ke jaringan listrik umum menjadi penopang tambahan bagi pasokan energi nasional.
Aseem Kapur Chief Revenue Officer GM Energy menjelaskan bahwa mereka telah menggandeng sekitar sepuluh perusahaan pembangkit listrik di seluruh Amerika Serikat. Model bisnis baru ini akan segera dikomersialkan dalam beberapa bulan ke depan. California dan Texas yang dikenal sebagai pasar mobil listrik terbesar di AS akan menjadi pionir peluncuran program menarik ini.





































