wartakini.id – Pasar otomotif Indonesia di Juli 2025 mencatat peningkatan penjualan dibandingkan bulan sebelumnya. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penjualan wholesales (pabrik ke diler) mencapai 60.552 unit, sementara penjualan retail (diler ke konsumen) mencapai 62.770 unit. Lonjakan ini didorong oleh beberapa merek, terutama pendatang baru di segmen kendaraan listrik.

Related Post
Toyota masih memimpin klasemen dengan penjualan wholesales 18.905 unit dan retail 20.185 unit, menguasai 32,4% pangsa pasar retail. Daihatsu menyusul di posisi kedua dengan penjualan wholesales 10.451 unit dan retail 11.220 unit. Honda berada di posisi ketiga dengan angka wholesales 5.235 unit dan retail 5.003 unit, peningkatan yang dipicu peluncuran model baru. Suzuki di posisi keempat mendistribusikan 6.010 unit (wholesales) dan 5.504 unit (retail), dengan Suzuki Fronx sebagai model andalan.

Mitsubishi menunjukkan performa impresif berkat Mitsubishi Destinator, mencapai penjualan wholesales 5.011 unit dan retail 4.815 unit. Kejutan datang dari BYD, satu-satunya merek mobil listrik asal China yang masuk 10 besar, dengan penjualan wholesales mencapai 2.446 unit. Namun, Denza, sub-brand premium BYD, mengalami penurunan drastis, hanya menjual 523 unit di bulan Juli 2025, jauh di bawah capaian bulan sebelumnya (1.768 unit). Persaingan di pasar otomotif Indonesia semakin ketat dan menarik untuk disimak perkembangannya di bulan-bulan mendatang.









Tinggalkan komentar