OJK Bongkar Ancaman Tersembunyi Multifinance

Author Image

Masih Lionel

8 Agustus 2026, 22:02 WIB

wartakini.id – Otoritas Jasa Keuangan OJK baru-baru ini melontarkan peringatan keras kepada industri pembiayaan atau multifinance. Mereka harus waspada terhadap potensi badai yang bisa mengguncang profitabilitas akibat gejolak suku bunga baik global maupun domestik. Ancaman ini terutama menghantui portofolio pembiayaan dengan skema bunga mengambang yang rentan terhadap fluktuasi.

Meskipun Bank Indonesia sempat menahan BI-Rate di angka 575 persen pada rapat Juli lalu OJK mendesak pelaku industri untuk tidak lengah. Kenaikan biaya dana adalah momok nyata yang memerlukan strategi mitigasi kokoh. Fondasi operasional internal harus diperkuat agar kinerja keuangan tetap stabil hingga akhir tahun.

OJK Bongkar Ancaman Tersembunyi Multifinance
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Agusman Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan Perusahaan Modal Ventura Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK secara tegas mengingatkan bahwa kenaikan suku bunga berpotensi besar menekan profitabilitas. Ini berlaku khususnya untuk pembiayaan floating rate. Oleh karena itu perusahaan wajib memperkuat manajemen risiko tata kelola dan prinsip kehati-hatian.

Menariknya di tengah bayang-bayang ketidakpastian ini industri pembiayaan justru mencatat kinerja impresif. Hingga Juni 2026 sektor ini membukukan laba bersih operasional Rp1275 triliun. Angka ini melonjak 1572 persen secara tahunan menunjukkan resiliensi yang patut diacungi jempol namun tetap perlu kewaspadaan ekstra menghadapi tantangan ke depan.

Related Post