wartakini.id – Kondisi pasar modal Indonesia sedang tidak baik-baik saja pada perdagangan Kamis pagi ini. Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG terpantau langsung terjun bebas saat pembukaan sesi perdagangan. Berdasarkan data terbaru, indeks mengalami koreksi cukup dalam sebesar 1,51 persen hingga menyentuh angka 5.247.
Baca Juga
Tekanan jual tampaknya semakin kuat seiring berjalannya waktu. Hanya dalam hitungan menit pertama, pelemahan indeks semakin dalam hingga mencapai angka 2,32 persen ke level 5.204. Fenomena ini menciptakan gelombang merah di lantai bursa, di mana mayoritas saham mengalami penurunan harga. Tercatat sebanyak 547 saham melemah, sementara hanya 58 saham yang mampu bertahan di zona hijau.

Dampak penurunan ini juga merembet ke berbagai indeks lainnya. Indeks LQ45 terpantau anjlok 2,57 persen ke level 522, disusul oleh Jakarta Islamic Index atau JII yang merosot 2,89 persen ke level 301. Tak ketinggalan, indeks IDX30 dan MNC36 juga ikut terseret dalam arus pelemahan yang signifikan.
Kondisi pasar saat ini menunjukkan dominasi sektor yang merugi. Seluruh sektor industri, mulai dari energi, keuangan, teknologi, hingga kesehatan, semuanya berada di zona merah. Meski demikian, di tengah badai penurunan ini, PT Bukaka Teknik Utama Tbk atau BUKK muncul sebagai salah satu saham yang mampu mencatatkan kenaikan. Sebaliknya, PT Agung Menjangan Mas Tbk menjadi salah satu saham yang paling terdampak penurunan paling tajam.





































