wartakini.id – Para investor dan peminat logam mulia di Tanah Air patut mencermati pergerakan harga emas PT Aneka Tambang Tbk atau Antam. Sebuah analisis terbaru memprediksi harga komoditas berharga ini akan menunjukkan dinamika menarik sepanjang pekan mendatang, dengan potensi melesat hingga menembus angka fantastis Rp2.810.000 per gram.
Baca Juga
Menurut Ibrahim Assuaibi, seorang pakar di bidang pasar uang dan komoditas, meskipun ada potensi kenaikan, emas Antam juga dihadapkan pada risiko koreksi. Level dukungan pertama diproyeksikan berada di kisaran Rp2.688.000 per gram, dengan batas bawah berikutnya di Rp2.600.000 per gram. Ibrahim menambahkan, pelemahan nilai tukar Rupiah diperkirakan akan membatasi penurunan harga emas, sehingga koreksi yang terjadi kemungkinan tidak akan terlalu dalam.

Namun, di tengah bayang-bayang koreksi, Ibrahim melihat adanya sinyal kuat untuk pembalikan arah. Emas Antam berpeluang besar untuk bangkit menguat, dimulai dari level sekitar Rp2.700.000 per gram. Jika momentum penguatan ini berlanjut, level resistensi pertama yang akan diuji adalah Rp2.731.000 per gram. Tidak menutup kemungkinan, jika dorongan pasar cukup kuat, harga emas Antam bisa melesat lebih tinggi lagi, mencapai puncaknya di Rp2.810.000 per gram.
Sebagai informasi, sepanjang periode 24 hingga 29 Agustus 2026, harga emas Antam telah mengalami penurunan signifikan. Tercatat, logam mulia ini terkoreksi sebesar Rp70.000, mengakhiri pekan di posisi Rp2.670.000 per gram. Kondisi ini menjadi latar belakang menarik bagi potensi lonjakan harga yang diprediksi akan terjadi.





































