Rahasia di Balik QRIS: AS Murka, Siapa Dalang di Baliknya?

Wartakini.id – Amerika Serikat melontarkan kritik pedas terhadap sistem pembayaran QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) Indonesia. AS menilai kedua sistem tersebut membatasi akses perusahaan asing, bertentangan dengan prinsip perdagangan bebas. Namun, di balik kontroversi ini, siapa sebenarnya sosok jenius di balik teknologi kode QR yang kini mendunia?

Ternyata, otak di balik sistem pembayaran berbasis kode QR adalah Masahiro Hara. Pada 1994, pria yang kala itu bekerja di Denso Wave (anak perusahaan Toyota) ini menciptakan kode QR untuk melacak suku cadang mobil secara efisien. Keunggulan QR Code, yang mampu dibaca dari berbagai arah, tahan kerusakan, dan menyimpan data lebih banyak dibanding barcode konvensional, membuatnya berkembang pesat dan digunakan secara luas, termasuk dalam sistem pembayaran digital.

Rahasia di Balik QRIS: AS Murka, Siapa Dalang di Baliknya?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Ironisnya, inovasi Hara yang bertujuan meningkatkan efisiensi, kini menjadi sorotan dan perdebatan internasional. Kritik AS terhadap QRIS dan GPN menimbulkan pertanyaan besar tentang keseimbangan antara inovasi teknologi, kedaulatan ekonomi digital, dan prinsip perdagangan global. Apakah inovasi teknologi harus selalu tunduk pada aturan pasar bebas global, atau ada ruang bagi negara untuk melindungi sistem pembayaran domestiknya? Pertanyaan ini masih menjadi perdebatan yang panjang dan kompleks.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar