RAJA Moncer! Laba Emiten Migas Ini Tembus USD15 Juta di Kuartal II-2025

RAJA Moncer! Laba Emiten Migas Ini Tembus USD15 Juta di Kuartal II-2025

Wartakini.id, Jakarta – PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), emiten di sektor minyak dan gas (migas), berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang memuaskan pada kuartal II-2025. Perusahaan ini membukukan laba bersih sebesar USD15,3 juta.

Pendapatan RAJA tercatat sebesar USD127 juta, mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar USD123 juta. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan volume penjualan gas, kontribusi dari operasional jaringan pipa transmisi gas di Perawang, Riau, serta pendapatan tambahan dari bisnis operation and maintenance (O&M) di Ubadari, Papua Barat.

RAJA Moncer! Laba Emiten Migas Ini Tembus USD15 Juta di Kuartal II-2025
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Meskipun demikian, laba yang dapat diatribusikan kepada entitas induk (RAJA) mengalami penurunan sekitar 20%, dari USD14,2 juta menjadi USD11,3 juta. Penurunan ini disebabkan oleh divestasi saham perseroan pada anak usaha, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), yang telah melaksanakan IPO pada awal tahun 2025.

Divestasi ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat struktur keuangan dan mendukung ekspansi berkelanjutan, serta memberikan fleksibilitas dalam mendanai proyek-proyek masa depan. Meskipun terjadi penyesuaian terkait perubahan kepemilikan, langkah ini memberikan peluang untuk berkembang lebih mandiri dan menciptakan landasan yang lebih kokoh untuk pertumbuhan jangka panjang.

Manajemen RAJA menyatakan bahwa pencapaian kinerja hingga kuartal II 2025 ini sejalan dengan proyeksi yang telah ditetapkan. Dengan hasil yang stabil ini, perseroan optimis dapat mencapai target yang telah ditentukan pada akhir tahun 2025 dan berupaya untuk mencatatkan kinerja yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Untuk mendukung pencapaian tersebut, RAJA telah mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar USD70 juta untuk tahun 2025. Hingga kuartal II 2025, realisasi capex telah mencapai USD20 juta, atau sekitar 29% dari total alokasi. Penyerapan capex ini difokuskan pada proyek-proyek strategis, antara lain pembangunan kompresor di Sengkang, Sulawesi Selatan, pembangunan pipa BBM Tanjung Batu–Samarinda, serta pengembangan pipa di wilayah Jawa Barat. wartakini.id

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar