wartakini.id – TOKYO – Raksasa otomotif Jepang, Honda, mengumumkan langkah strategis ambisius yang akan mengubah lanskap industri sepeda motor global. Perusahaan berencana untuk secara bertahap menghentikan produksi sepeda motor bertenaga bensin dan beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik (EV) serta hidrogen pada tahun 2040. Keputusan ini merupakan bagian integral dari strategi elektrifikasi komprehensif yang telah digulirkan Honda.

Related Post
Menurut laporan yang bersumber dari rapat strategi bisnis internal Honda serta situs web otomotif terkemuka RideApart, target utama perusahaan adalah memastikan bahwa pada tahun 2040, seluruh jajaran produk sepeda motornya hanya akan terdiri dari model-model yang ditenagai listrik murni atau menggunakan teknologi sel bahan bakar hidrogen. Ini secara efektif menandai berakhirnya era mesin pembakaran internal untuk kendaraan roda dua yang diproduksi oleh Honda.

Honda memandang kendaraan listrik sebagai solusi ideal dan masa depan untuk segmen kendaraan kecil, termasuk sepeda motor dan mobil. Dalam visi jangka menengah hingga panjang, perusahaan menargetkan 100% penjualan globalnya akan berasal dari kendaraan listrik pada tahun 2040, mencakup seluruh lini produknya. Untuk mewujudkan ambisi ini, Honda berkomitmen untuk melakukan investasi signifikan dan memperluas portofolio produk EV-nya secara masif selama dekade mendatang.
Sebagai langkah awal dalam transformasi ini, Honda telah merencanakan peluncuran sekitar 10 model kendaraan listrik baru hingga tahun 2025. Model-model ini akan mencakup berbagai varian, baik sepeda motor maupun mobil, menunjukkan keseriusan Honda dalam merambah pasar EV. Strategi jangka menengah dan panjang perusahaan juga berfokus pada peningkatan pangsa pasar, pembangunan fondasi bisnis yang kokoh di sektor kendaraan listrik, serta penguatan kesadaran merek di tengah persaingan yang semakin ketat.










Tinggalkan komentar