Wartakini.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 senilai Rp600.000 memasuki tahap finalisasi. Kabar gembira ini menyasar 17,3 juta pekerja di seluruh Indonesia dengan gaji maksimal Rp3,5 juta. Proses pencairan yang sempat tertunda kini memasuki babak akhir, setelah melewati proses pemadanan dan validasi data yang cukup panjang.

Related Post
Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 5 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 10 Tahun 2022 menjadi payung hukum penyaluran BSU 2025 ini. "Saat ini tahap finalisasi masih berlangsung supaya penyalurannya benar-benar tepat sasaran," demikian pernyataan resmi akun Instagram Kemnaker, Senin (23/6/2025).

Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga, menghimbau para pekerja untuk bersabar. Ia memastikan BSU akan segera dicairkan. "Mohon teman-teman pekerja supaya bersabar karena ini adalah wujud perhatian dari pemerintah kepada teman-teman pekerja," ujar Sunardi.
Keterlambatan pencairan, menurut Sunardi, disebabkan oleh proses pemadanan dan validasi data yang memakan waktu. Namun, proses tersebut telah rampung dan kini memasuki tahap finalisasi. "Target 17 juta tenaga kerja. Sekarang kalau tidak salah, data yang sudah masuk dan verifikasi sudah sekitar 4 jutaan," tambahnya. Artinya, sekitar 4 juta pekerja telah siap menerima BSU tahap awal. Pemerintah memastikan penyaluran BSU akan tepat sasaran kepada para pekerja yang berhak menerimanya.









Tinggalkan komentar