wartakini.id – Kemunculan skuter maxi terbaru QJ Motor Fort 600 di pasar global sontak mengundang tanda tanya besar. Pasalnya desain teknis kendaraan roda dua asal Tiongkok ini memiliki kemiripan mencolok dengan KYMCO AK 550, sebuah produk andalan dari pabrikan Taiwan. Situasi ini memicu reaksi keras dari pihak KYMCO yang menampik tegas adanya kesepakatan atau izin penggunaan platform AK 550 oleh QJ Motor.
Baca Juga
Pernyataan resmi dari KYMCO ini muncul setelah berbagai laporan membandingkan kedua model tersebut. Bukan hanya pada penggunaan mesin parallel-twin dua silinder sejajar yang identik, namun juga pada arsitektur rangka serta tata letak komponen mekanisnya. KYMCO mengklarifikasi bahwa mereka tidak pernah menjalin kerja sama dalam bentuk apa pun dengan QJ Motor terkait pembagian teknologi atau desain platform skuter mereka.

Meskipun demikian KYMCO belum melayangkan tuduhan resmi mengenai peniruan teknologi atau pelanggaran paten. Pabrikan asal Taiwan tersebut memilih untuk menahan diri. Mereka berencana menunggu hingga versi produksi Fort 600 resmi meluncur di pasaran sebelum melakukan penyelidikan mendalam untuk memeriksa secara detail teknologi yang tertanam pada skuter kontroversial tersebut. Langkah ini menunjukkan sikap hati-hati namun tegas dari KYMCO dalam menghadapi dugaan pencomotan inovasi mereka.





































