TERKUAK PENURUNAN BATERAI MOBIL LISTRIK

Author Image

Masih Lionel

19 Juni 2026, 05:06 WIB

wartakini.id – Fenomena kendaraan listrik kini melanda berbagai negara tak terkecuali Vietnam. Bukan hanya korporasi taksi atau logistik yang beralih ke armada ramah lingkungan ini namun juga keluarga dan individu. Lonjakan minat ini membuat mobil listrik kini menguasai sekitar 30 persen pasar penjualan mobil baru di sana. Di balik efisiensi operasional dan jejak karbon yang minim satu pertanyaan besar selalu menghantui calon pembeli daya tahan baterai dan seberapa cepat kapasitasnya menurun seiring waktu.

Berbeda dengan kendaraan konvensional yang mengandalkan bahan bakar fosil mobil listrik sepenuhnya bergantung pada sistem baterai sebagai sumber tenaga utamanya. Paket baterai bukan sekadar komponen ia adalah jantung vital yang menggerakkan setiap mobil listrik sekaligus menjadi bagian termahal dari kendaraan tersebut. Oleh karena itu kemerosotan daya baterai secara langsung berdampak pada jarak tempuh kenyamanan berkendara hingga nilai jual kembali di masa depan.

TERKUAK PENURUNAN BATERAI MOBIL LISTRIK
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Sama seperti baterai pada ponsel laptop atau perangkat elektronik portabel lainnya baterai mobil listrik juga akan mengalami penyusutan kapasitas secara bertahap. Mayoritas mobil listrik yang beredar di pasaran saat ini menggunakan teknologi baterai lithium-ion yang memungkinkan pengisian dan pengosongan daya berulang kali. Namun setiap siklus pengisian daya akan sedikit mengurangi kapasitas asli baterai.

Studi dan data lapangan dari berbagai pabrikan otomotif menunjukkan bahwa rata-rata penyusutan kapasitas baterai mobil listrik berada di kisaran 1 hingga 3 persen setiap tahunnya. Angka ini bervariasi tergantung pada pola penggunaan teknologi baterai yang diusung serta cara pengemudi mengoperasikan kendaraan. Ini berarti setelah lima tahun pemakaian baterai sebuah mobil listrik masih sanggup mempertahankan sekitar 85 hingga 90 persen dari kapasitas awalnya. Bahkan setelah delapan hingga sepuluh tahun banyak model masih menunjukkan performa di angka 70 sampai 80 persen.

Related Post