TERUNGKAP! Rahasia Ibu Selly Bangun TK Gratis di Pulau Saparua Berkat Sentuhan PNM

TERUNGKAP! Rahasia Ibu Selly Bangun TK Gratis di Pulau Saparua Berkat Sentuhan PNM

wartakini.id – Di tengah keterbatasan akses dan tantangan geografis Pulau Saparua, Ambon, sebuah kisah inspiratif hadir dari Selly, seorang ibu rumah tangga sekaligus nasabah PNM Mekaar. Dengan tekad baja, ia berhasil mendirikan Taman Kanak-Kanak (TK) Sintiche secara gratis, membuka gerbang pendidikan bagi anak-anak prasejahtera, sebuah capaian yang tak lepas dari dukungan program pemberdayaan PNM.

Dedikasi Selly terhadap pendidikan anak-anak di lingkungannya begitu besar. Ia menginisiasi TK Sintiche tanpa memungut biaya, khusus untuk keluarga kurang mampu. Namun, membiayai operasional sekolah seorang diri bukanlah perkara mudah. Selly mengakui pernah di ambang keputusasaan. Untuk mempertahankan impiannya, ia merintis usaha warung kecil. Titik balik terjadi pada tahun 2022, ketika ia dipertemukan dengan PNM melalui program Mekaar, yang kemudian menjadi jembatan baginya untuk mendapatkan akses permodalan dan pelatihan kewirausahaan.

TERUNGKAP! Rahasia Ibu Selly Bangun TK Gratis di Pulau Saparua Berkat Sentuhan PNM
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Sejak bergabung dengan Mekaar, roda usaha Selly mulai berputar lebih kencang. Warungnya berkembang, dan yang terpenting, keberlangsungan TK Sintiche pun terjamin. Bahkan, kini sekolah tersebut mampu menampung lebih banyak anak, termasuk dari keluarga nasabah Mekaar lainnya. Kisah Selly membuktikan bahwa dari sebuah pulau terpencil dan dengan peran sederhana seorang pendidik, mampu lahir kekuatan transformatif yang mengubah masa depan generasi penerus dan memajukan komunitas sekitarnya.

Perjalanan Selly tidaklah ia tempuh sendirian. Ia mendapatkan pendampingan intensif dari Account Officer (AO) PNM Mekaar serta mengikuti pertemuan rutin kelompok setiap minggunya. Forum ini menjadi wadah pembelajaran kolektif yang tak hanya memperkuat kapasitas usahanya, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri dan jiwa kepemimpinannya. “Dulu saya hanya memikirkan bagaimana caranya membantu ekonomi keluarga. Tapi sejak ikut Mekaar, saya belajar memimpin kelompok, saling berbagi, dan percaya bahwa usaha kecil pun bisa berkembang asalkan dijalani bersama-sama. Dari pertemuan tiap minggu dan pendampingan itu, saya jadi lebih berani dan lebih yakin menjalani semuanya,” tutur Selly, mengutip pengalamannya.

Kisah Selly adalah representasi nyata dari harapan yang terus dipupuk. PNM hadir bukan sekadar sebagai penyedia modal finansial, melainkan sebagai mitra yang mendampingi setiap langkah para nasabahnya, mendorong mereka untuk berani menatap masa depan. Melalui Mekaar, pembiayaan bertransformasi menjadi sebuah proses pembelajaran holistik; mulai dari menata usaha, menguatkan kapasitas diri, hingga bertumbuh bersama dalam kelompok yang saling mendukung setiap harinya.

Melalui serangkaian pertemuan dan pendampingan berkelanjutan, PNM secara konsisten memastikan bahwa kapasitas usaha para nasabah tumbuh secara bertahap dan berkelanjutan. Mereka yang sebelumnya hanya berjuang untuk bertahan, kini memiliki keyakinan kuat untuk merajut mimpi yang lebih besar dan melangkah lebih mantap menuju masa depan yang jauh lebih sejahtera. Ini adalah bukti konkret dampak pemberdayaan berkelanjutan dari PNM.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar