wartakini.id – Sebuah gebrakan luar biasa terjadi di sektor keuangan nasional Bank Indonesia BI melaporkan lonjakan fantastis dalam penggunaan skema transaksi mata uang lokal atau LCT Angka terbaru menunjukkan dominasi rupiah semakin nyata di kancah perdagangan dan investasi internasional
Baca Juga
Hingga Agustus 2026 nilai akumulasi transaksi LCT sudah menembus angka USD494 miliar setara sebuah pencapaian yang jauh melampaui total sepanjang tahun 2025 yang hanya USD257 miliar Deputi Gubernur BI Thomas Djiwandono membeberkan data mengejutkan ini dalam konferensi pers RDG BI di Jakarta Rabu lalu

Thomas Djiwandono dengan penuh keyakinan memproyeksikan total transaksi LCT akhir 2026 akan melampaui dua kali lipat capaian tahun sebelumnya Ini bukan sekadar angka namun cerminan penguatan fundamental ekonomi Indonesia di tengah gejolak pasar global
Penguatan LCT menjadi pilar utama strategi BI untuk memperkokoh struktur perekonomian nasional sekaligus menjadikannya lebih tangguh menghadapi volatilitas pasar keuangan internasional Instrumen ini diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan stabil bagi bangsa





































