Fantastis! IHSG Cetak Sejarah Baru, Tembus 8.890!

Related Post
wartakini.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan awal pekan ini dengan performa yang sangat impresif, berhasil mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (All-Time High) baru. Pada pembukaan sesi, IHSG melonjak 0,34% dan menembus level psikologis 8.890,72 pada Senin, 6 Januari 2026.

Momentum penguatan pasar modal ini terus berlanjut. Hanya semenit setelah bel pembukaan, IHSG terpantau masih menguat terbatas 0,21% ke posisi 8.877. Data perdagangan awal menunjukkan dominasi saham-saham positif dengan 344 saham bergerak di zona hijau, sementara 183 saham melemah, dan 431 saham lainnya stagnan. Nilai transaksi awal perdagangan mencapai Rp1,3 triliun, dengan volume perdagangan mencapai 3,3 miliar lembar saham.
Pergerakan positif juga terlihat pada beberapa indeks acuan lainnya. Indeks LQ45 tercatat menguat 0,20% ke level 860, dan IDX30 naik 0,10% ke 442. Namun, tidak semua indeks sejalan dengan tren kenaikan ini. Indeks JII terpantau melemah tipis 0,01% ke 596, dan indeks MNC36 juga terkoreksi 0,18% ke 128.
Secara sektoral, mayoritas sektor menunjukkan kinerja positif yang mendukung penguatan IHSG. Sektor-sektor yang berada di zona hijau meliputi konsumer non-siklikal, keuangan, infrastruktur, properti, bahan baku, industri, dan teknologi. Sebaliknya, beberapa sektor harus menghadapi tekanan dan terkoreksi, di antaranya energi, konsumer siklikal, transportasi, dan kesehatan.
Di antara saham-saham yang mencatatkan kenaikan signifikan, tiga emiten memimpin daftar top gainers pada awal perdagangan. Mereka adalah PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC), PT Pinnacle Persada Investama Tbk (XPLQ), dan PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI). Pencapaian rekor baru IHSG ini menjadi sinyal positif bagi prospek pasar modal Indonesia di awal tahun 2026.










Tinggalkan komentar