Fantastis! BNI Hidupkan Kembali Mangrove Banyuwangi, Ribuan Warga Tersenyum!

Fantastis! BNI Hidupkan Kembali Mangrove Banyuwangi, Ribuan Warga Tersenyum!

wartakini.id – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kembali menunjukkan taringnya dalam aksi nyata pelestarian lingkungan. Melalui program ambisius di Teluk Pangpang, Banyuwangi, BNI sukses merehabilitasi 50 hektare lahan mangrove yang sebelumnya kritis. Inisiatif ini tidak hanya mengembalikan fungsi ekologis vital, tetapi juga secara langsung mengangkat perekonomian sekitar 5.000 masyarakat pesisir, bertepatan dengan semangat Hari Bumi.

Komitmen BNI terhadap pembangunan berkelanjutan dan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) ditegaskan oleh Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo. Ia menjelaskan bahwa Teluk Pangpang, yang sebelumnya mengalami degradasi parah akibat tekanan lingkungan dan alih fungsi lahan, memiliki fungsi ekologis yang krusial. "Aksi nyata BNI di kawasan tersebut merupakan wujud komitmen perseroan dalam memulihkan fungsi ekologis mangrove sekaligus menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekitar," ujar Okki, menekankan pentingnya sinergi antara pelestarian alam dan kesejahteraan komunitas.

Fantastis! BNI Hidupkan Kembali Mangrove Banyuwangi, Ribuan Warga Tersenyum!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Program rehabilitasi ini, yang merupakan bagian dari inisiatif ‘BNI Berbagi’, dirancang dengan pendekatan yang sangat kolaboratif. BNI tidak bekerja sendiri, melainkan menggandeng erat masyarakat lokal, kelompok pengawas pesisir, serta pemerintah daerah. Tahapan kegiatannya meliputi penanaman bibit mangrove di area-area yang paling terdampak, dilanjutkan dengan pemeliharaan intensif selama tiga tahun, dan puncaknya adalah pengembangan kawasan yang sepenuhnya berbasis pada partisipasi dan kebutuhan masyarakat setempat.

Dampak positif dari program ini sungguh luar biasa. Secara ekologis, hutan mangrove yang telah direhabilitasi kini kembali kokoh berfungsi sebagai benteng alami yang tak tergantikan bagi pesisir. Keberadaannya secara signifikan mengurangi risiko abrasi dan ancaman banjir rob, terutama bagi warga Dusun Tegalpare yang sebelumnya rentan. Tak hanya itu, di sisi ekonomi, program ini berhasil membuka keran peluang baru yang menjanjikan. Masyarakat kini dapat mengembangkan ekowisata mangrove yang menarik, membudidayakan kepiting soka dengan nilai jual tinggi, menjalankan pembibitan mangrove, hingga menciptakan berbagai produk turunan inovatif lainnya. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa investasi pada lingkungan dapat menghasilkan dividen ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar