wartakini.id – Wacana besar untuk menciptakan kemandirian ekonomi Indonesia kembali mencuat ke permukaan. Usulan ambisius dari Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad untuk membangun lembaga pemeringkat pasar modal domestik kini tengah menjadi sorotan tajam. Langkah ini muncul sebagai bentuk perlawanan terhadap dominasi lembaga indeks global seperti MSCI yang selama ini memegang kendali penilaian terhadap kondisi pasar modal tanah air.
Baca Juga
Menanggapi isu panas tersebut Otoritas Jasa Keuangan atau OJK memberikan respons yang sangat terbuka. Hasan Fawzi selaku Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon menyatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi dukungan serta koordinasi yang selama ini terjalin erat dengan pihak legislatif. Menurutnya sinergi positif antara regulator dan DPR akan menjadi fondasi kuat bagi penguatan pasar modal nasional.

Terkait ide spesifik mengenai pembentukan badan pemeringkat mandiri OJK menegaskan tidak akan menutup mata. Hasan menyebutkan bahwa pihaknya akan melakukan analisis mendalam dan melakukan koordinasi lanjutan untuk membedah usulan tersebut secara teknis. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak ingin gegabah namun tetap serius mempertimbangkan kedaulatan data pasar modal kita.
Semangat kemandirian ini sebelumnya digaungkan oleh Dasco melalui media sosialnya. Ia menekankan bahwa Indonesia sudah saatnya memiliki otoritas penuh dalam menentukan rapor pasar modalnya sendiri tanpa harus selalu bergantung pada penilaian lembaga asing. Narasi perjuangan untuk menentukan nasib ekonomi bangsa ini diharapkan mampu membawa Indonesia menjadi bangsa pemenang di kancah global.





































