Wartakini.id, Jakarta – Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) sebesar Rp 900.000 yang dijanjikan pemerintah, ternyata belum sepenuhnya cair. Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mengeluhkan keterlambatan pencairan dana bantuan tersebut. Lalu, apa penyebabnya dan bagaimana cara mengecek status penerimaan BLT ini?

Related Post
Pemerintah sendiri telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 30 triliun untuk BLT Kesra yang akan disalurkan kepada 35 juta KPM selama tiga bulan, yakni Oktober, November, dan Desember 2025. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa BLT tambahan ini di luar BLT reguler yang disalurkan melalui Kementerian Sosial (Kemensos).

Penyaluran BLT Kesra ini dilakukan melalui bank-bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) untuk 18,3 juta KPM dan PT Pos Indonesia untuk 17,2 juta KPM. Proses pencairan seharusnya sudah dimulai sejak minggu lalu, bahkan penyerahan simbolis telah dilakukan kepada 50 penerima baru.
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengakui adanya keterlambatan penyaluran BLT Kesra ini. Menurutnya, kendala utama terletak pada persiapan logistik penyaluran. Meskipun demikian, pemerintah terus berupaya mempercepat proses penyaluran agar seluruh KPM segera menerima haknya.
Lalu, bagaimana cara mengecek status penerimaan BLT Kesra ini?
Masyarakat dapat melakukan pengecekan secara online melalui situs resmi Kementerian Sosial atau melalui aplikasi yang disediakan oleh bank Himbara atau PT Pos Indonesia. Selain itu, KPM juga dapat menghubungi langsung kantor cabang bank Himbara atau kantor pos terdekat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Wartakini.id akan terus memantau perkembangan penyaluran BLT Kesra ini dan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat.










Tinggalkan komentar