Bukan Sekadar Jalan-Jalan! Seskab Ungkap Hasil Diplomasi Prabowo: BRICS & Triliunan Investasi!

Author Image

Masih Lionel

1 Juni 2026, 22:02 WIB

wartakini.id – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya secara tegas menepis anggapan bahwa intensitas kunjungan diplomasi Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri hanyalah seremonial belaka. Ia menekankan bahwa keberhasilan diplomasi harus diukur dari hasil konkret yang langsung dirasakan masyarakat, bukan sekadar frekuensi perjalanan atau aspek protokoler semata. Pernyataan ini disampaikan Seskab Teddy guna menggarisbawahi capaian signifikan Indonesia, mulai dari bergabungnya ke BRICS hingga masuknya investasi triliunan rupiah.

Melalui akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet baru-baru ini, Seskab Teddy mengakui bahwa pemerintah selalu terbuka terhadap masukan dan kritik. Namun, ia mengingatkan agar publik tidak mengabaikan berbagai pencapaian diplomasi yang telah berhasil diraih Indonesia dalam kurun waktu satu setengah tahun terakhir. "Ruang untuk setiap masukan tentu kita terima, tapi jangan sampai kita mengaburkan fakta tentang semua hasil yang telah kita capai," kutip Teddy, menegaskan pentingnya melihat gambaran utuh dari setiap langkah diplomasi.

Bukan Sekadar Jalan-Jalan! Seskab Ungkap Hasil Diplomasi Prabowo: BRICS & Triliunan Investasi!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Salah satu capaian fundamental yang diungkap Teddy adalah keberhasilan Indonesia bergabung dengan BRICS. Di tengah gejolak krisis global yang melanda berbagai belahan dunia, keanggotaan ini disebutnya memberikan jaminan stabilitas dan ketahanan bagi negara. "Manfaatnya apa? Ya sekarang ini, di tengah konflik krisis dunia, situasi negara terjamin. Stok BBM aman, harga BBM subsidi tidak naik. Stok pangan aman," jelasnya, merujuk pada dampak langsung yang dirasakan masyarakat dari kebijakan strategis ini.

Tak hanya itu, Seskab juga menyoroti terwujudnya tarif 0 persen untuk produk Indonesia di Uni Eropa, yang mencakup 25 negara. Sebuah perjanjian yang telah diperjuangkan selama belasan tahun ini, menurut Teddy, akhirnya terealisasi pada tahun 2025 lalu di era kepemimpinan Presiden Prabowo. Pencapaian ini diharapkan dapat mendongkrak daya saing produk ekspor Indonesia dan membuka peluang pasar yang lebih luas di benua Eropa.

Di sektor ekonomi, hasil diplomasi Presiden Prabowo juga tercermin dari masuknya investasi senilai fantastis, mencapai sekitar Rp2.430 triliun dalam satu setengah tahun terakhir. Angka ini menunjukkan kepercayaan investor global yang tinggi terhadap iklim investasi di Indonesia. Lebih lanjut, Seskab Teddy membeberkan bahwa kunjungan Presiden ke Jepang dan Korea Selatan secara spesifik berhasil mengamankan komitmen bisnis senilai US$33,89 miliar, atau setara dengan sekitar Rp575 triliun. Ini adalah bukti nyata bahwa setiap perjalanan diplomasi Presiden Prabowo membawa pulang keuntungan konkret dan strategis bagi perekonomian nasional.

Related Post