wartakini.id – Ambisi Ford untuk merajai pasar truk listrik Amerika dengan F-150 Lightning tampaknya menemui jalan terjal. Alih-alih meraup untung, raksasa otomotif ini justru dikabarkan merugi besar akibat produksi kendaraan ramah lingkungan tersebut.

Related Post
Awalnya, Ford memasang target penjualan yang fantastis, yakni 150.000 unit Lightning per tahun. Namun, kenyataan berkata lain. Sepanjang tahun lalu, hanya 33.000 truk listrik yang berhasil terjual. Angka ini jauh dari harapan dan memicu kekhawatiran di kalangan petinggi perusahaan.

Menurut laporan The Wall Street Journal, beberapa eksekutif Ford bahkan mempertimbangkan opsi ekstrem, yaitu menghentikan proyek F-150 Lightning. Kerugian yang membengkak menjadi alasan utama di balik wacana tersebut.
Meskipun demikian, belum ada keputusan final yang diambil. Ford masih berupaya mencari solusi untuk mengatasi masalah ini dan menghidupkan kembali asa di pasar truk listrik. Apakah Ford akan berhasil keluar dari lubang kerugian, atau justru menyerah pada proyek ambisius ini? Waktu yang akan menjawab.









Tinggalkan komentar