wartakini.id, JAKARTA – Indonesia terus mengukuhkan posisinya di kancah maritim internasional dengan langkah strategis terbaru: kunjungan resmi delegasi Indonesia ke otoritas keselamatan maritim Republik Rakyat Tiongkok. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama di sektor sertifikasi dan survei kapal, sekaligus meningkatkan dukungan bagi operator maritim yang beroperasi di pasar global.

Related Post
Direktur Utama Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), R. Benny Susanto, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut membahas persiapan pembukaan unit layanan BKI di Tiongkok. Selain itu, delegasi juga menjajaki peluang kolaborasi dalam penyelenggaraan layanan klasifikasi dan penguatan aspek keselamatan maritim.

"Inisiatif ini merupakan bagian integral dari strategi BKI untuk memperluas cakupan layanan kami dan memastikan dukungan teknis yang lebih dekat bagi para klien di seluruh Asia dan pasar global," terang Benny, Rabu (28/1/2026).
Kolaborasi erat dengan Maritime Safety Administration of the People’s Republic of China (MSA China) menjadi fokus utama. Melalui kerja sama ini, BKI bertekad untuk semakin memperkuat kapabilitasnya dalam survei dan sertifikasi kapal, sekaligus mengoptimalkan dukungan bagi para pengguna jasa yang memiliki operasional di kancah internasional.
Pembukaan kantor layanan BKI di Tiongkok diproyeksikan akan secara signifikan memperkuat posisi Indonesia dalam mendukung standar keselamatan maritim global. Langkah ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan aksesibilitas layanan bagi para pelaku usaha maritim internasional. Kehadiran BKI di salah satu pusat aktivitas maritim terbesar dunia ini krusial untuk menjamin responsivitas layanan dan kesesuaian dengan dinamika kebutuhan industri yang terus berkembang.










Tinggalkan komentar