Horor Mobil Listrik China Terbengkalai

Author Image

Masih Lionel

2 Oktober 2026, 21:06 WIB

wartakini.id – Gelombang kebangkrutan menerjang industri otomotif Tiongkok khususnya sektor kendaraan listrik. Banyak produsen EV lokal gulung tikar membuat ribuan unit mobil yang sudah terjual kini terlantar. Distributor pun menarik diri meninggalkan konsumen tanpa garansi atau akses suku cadang vital.

Fenomena ini memang bisa terjadi di industri mana pun namun dampaknya jauh lebih parah di sektor otomotif. Mobil adalah investasi jangka panjang yang melekat pada pemiliknya selama bertahun-tahun bahkan puluhan tahun. Ketiadaan dukungan purna jual secara langsung mengancam keselamatan kesehatan dan bahkan nyawa penggunanya.

Horor Mobil Listrik China Terbengkalai
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Sebuah laporan terbaru dari Sina mengungkap fakta mencengangkan. Hingga Mei 2026 setidaknya 23 produsen kendaraan energi baru Tiongkok telah dinyatakan bangkrut dilikuidasi atau menghentikan operasinya. Akibatnya lebih dari 850.000 unit kendaraan yang sudah beredar di pasaran kini menjadi "yatim piatu" tanpa dukungan pabrikan distributor atau penyedia layanan.

Laporan tersebut secara spesifik menyoroti segmen kendaraan energi baru terutama mobil listrik murni. Jenis kendaraan inilah yang paling rentan dan paling merasakan imbas buruk ketika pemasoknya lenyap dari pasar.

Berbeda dengan mobil konvensional bermesin pembakaran internal kendaraan listrik sangat bergantung pada komponen canggih seperti baterai perangkat lunak diagnostik dan server terhubung. Ketika perusahaan pembuatnya berhenti beroperasi pemilik EV menghadapi kesulitan besar. Mereka mungkin tak bisa memperbaiki sistem kelistrikan kekurangan suku cadang atau kehilangan fitur pintar seperti pembuka kunci jarak jauh kunci Bluetooth dan kontrol suhu dari jarak jauh. Mobil canggih pun berubah jadi rongsokan mahal.

Related Post